
PLN Perkuat benteng transmisi 275 kV Lumut Balai--Muara Enim tanpa padam

Pekanbaru (ANTARA) - Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Selatan. Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Baturaja, PLN memasang Anti Binatang TOPSKOR pada tiga tower dengan total 18 titik pemasangan di Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Lumut Balai–Muara Enim Line 1 dan Line 2.
Pekerjaan yang berlangsung pada 22–24 September 2026 tersebut dilaksanakan oleh Tim Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Jaringan UPT Baturaja pada fasa R, S, dan T. Dengan metode PDKB, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tanpa memadamkan jaringan, sehingga kontinuitas penyaluran tenaga listrik tetap terjaga selama proses pemeliharaan berlangsung.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapan PLN menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan pada momentum Hari Kesaktian Pancasila, sekaligus memastikan sistem transmisi tetap aman dan andal dalam mendukung aktivitas masyarakat serta pelayanan kelistrikan.
Manager PLN UPT Baturaja, Sugandhi, mengatakan pemeliharaan preventif dengan metode PDKB merupakan salah satu strategi PLN untuk memperkuat keandalan aset sekaligus mempertahankan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.
“Melalui metode PDKB, PLN dapat melakukan pemeliharaan dan penguatan jaringan transmisi tanpa menghentikan penyaluran tenaga listrik. Pemasangan Anti Binatang TOPSKOR menjadi langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan eksternal sehingga aset transmisi tetap aman dan andal,” ujar Sugandhi.
Pemasangan Anti Binatang TOPSKOR dilakukan sebagai langkah mitigasi terhadap potensi gangguan akibat aktivitas binatang, seperti burung, ular, dan monyet, yang dapat memasuki area kritis instalasi transmisi. Aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kontak dengan bagian instalasi bertegangan dan mengganggu keandalan sistem kelistrikan.
Perangkat TOPSKOR memberikan perlindungan tambahan pada area tertentu di tower transmisi untuk mengurangi risiko gangguan akibat aktivitas binatang. Dengan mitigasi tersebut, PLN dapat memperkuat perlindungan aset sekaligus menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, mengapresiasi langkah preventif yang dilaksanakan Tim PDKB Jaringan UPT Baturaja. Menurutnya, keandalan sistem transmisi membutuhkan pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten, terencana, dan berbasis risiko.
“Keandalan sistem transmisi dibangun melalui pemeliharaan yang konsisten, terencana, dan berbasis risiko. Setiap langkah preventif menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menjaga sistem kelistrikan tetap tangguh. Semangat ini sejalan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila, yaitu menghadirkan pengabdian dan kerja nyata bagi masyarakat serta pembangunan,” ungkap Elvanto.
Dalam setiap tahapan pekerjaan, PLN juga mengedepankan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara disiplin. Seluruh personel PDKB menjalankan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pekerjaan bertegangan untuk memastikan keselamatan personel sekaligus menjaga keamanan dan keandalan sistem.
PLN terus memperkuat pemeliharaan preventif, inspeksi aset, serta penerapan metode kerja yang efektif dan inovatif sebagai bagian dari transformasi pengelolaan jaringan transmisi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran tenaga listrik tetap andal, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Pewarta : Darto
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

