Logo Header Antaranews Riau

PLTU 2X110 MW Tenayan Beroperasi Ramadan Ini

Senin, 22 Juni 2015 19:33 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x110 megawatt di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru akan segera beroperasi pada Juni 2015 atau bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1436 Hijriah tahun ini.

"Kalau PLTU 2x110 MW Tenayan itu, berarti ada dua pembangkit yang dibangun. Sedangkan satu pembangkit dengan kapasitas 1x110 MW beroperasi di bulan Juni tahun ini," papar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, Syahrial Abdi di Pekanbaru, Senin.

Dengan beroperasinya satu diantara dua pembangkit berkapasitas 1x100 megawatt (Mw), kata dia, maka akan mengurangi defisit yang terjadi pada waktu beban puncak sebesar sekitar 121 Mw di Provinsi Riau.

Berdasarkan data PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) menyebutkan saat ini, Provinsi Riau memiliki daya mampu pembangkit sekitar 404 MW, sedangkan kebutuhan pada waktu beban puncak dari mulai pukul 18.00-22.00 WIB sekitar 525 Mw.

Kebutuhan listrik di hingga saat ini masuk dalam sistem interkoneksi wilayah Sumatera, sedangkan kekurangan daya listrik sebesar 121 MW dipasok dari sistim interkoneksi Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Insya Allah Ramadan tahun ini untuk kondisi listrik, kita pastikan aman. Sedangkan kekurangan pada waktu beban puncak sebelum beroperasi PLTU 1x110 Mw, kita dapatkan transfer daya dari Sumbagsel," bebernya,

Ia menambahkan, sedangkan untuk pembangkit satu lagi di Tenayan Raya dengan kapasitas yang sama ditergetkan akan selesai dibangun dan beroperasi pada tahun depan.

"Kemudian untuk PLTU 1x110 Tenayan itu, baru selesai pada 2016. Lalu ada beberapa pembangkit yang menggunakan tenaga mikrohidro, biomassa dan ini sekarang yang sedang kita dorong," terang Syahrial.

General Manager PLN WRKR, Doddy Benjamin Pangaribuan pada tahun lalu mengatakan, untuk pembangunan PLTU 2x110 MW Tenayan Raya, Pekanbaru, sekarang ini pembangunannya sudah mencapai 80 persen.

"Dua akses jalan menuju PLTU tersebut dalam waktu dekat akan segera mulai dibangun," kata Doddy.

Ia mengatakan, rencana untuk pembangunan jalan menuju lokasi tersebut, namun masih perlu koordinasikan dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pembangunan akses darat.

PLTU Tenayan Raya merupakan solusi untuk mengatasi krisis listrik di Riau, selain ada bantuan dari pembangkit di luar Riau.

"PLTU Tenayan rencana akan mulai beroperasi dan masuk ke dalam sistem interkoneksi pada Agustus 2014 untuk unit pertama sebesar 1x110 MW, tapi diundur karena berbagai kendala termasuk pembebasan lahan," tegasnya.



Pewarta :
Editor: Muhammad Said
COPYRIGHT © ANTARA 2026