
Begal yang Panik Tembak Bokong Ganda
Selasa, 24 Maret 2015 19:05 WIB

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dua perampok bersenjata api di Pekanbaru, Riau, menembak seorang warga bernama Ganda Miswandi (33) setelah aksi keduanya yang hendak merampok disalah satu rumah warga pada Selasa dinihari kepergok warga.
"Kedua perampok tersebut hendak melakukan percobaan perampokan di rumah Tengku Said Fadli, honorer Satpol PP Pekanbaru. Kemudian aksinya diketahui sang pemilik rumah sehingga Fadli meminta tolong kepada warga," kata Kepala Kepolisian Sektor Tenayan Raya, Kompol Meilky Bharata di Pekanbaru, Selasa.
Dari pengakuan Fadli, Kompol Meilky menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat Fadli yang mengendarai sepeda motor sport jenis Ninja melintas di Jalan Harapan Raya sekitar jam 01.00 WIB dinihari menuju kerumahnya. Namun, selama diperjalanan, Fadli diikuti oleh dua orang yang tidak dikenal menggunakan motor skuter matik.
Saat dirinya tersadar diikuti oleh dua orang tersebut, Fadli langsung melaju kencang dan memarkir motor di halaman rumahnya, sementara kedua orang tidak dikenal itu mengikuti hingga halaman rumah Fadli.
"Sesampai ke dalam rumah, Fadli langsung berteriak maling, dan warga yang mendengar teriakan itu langsung menuju rumah Fadli," ujarnya.
Kemudian, kedua perampok yang menggunakan penutup wajah hitam dan helm itu mendadak panik saat didatangi warga, sehingga salah satu diantaranya menembakkan senjata api dan melukai Ganda Miswandi.
Ganda sendiri saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru setelah pada bagian pantatnya ditembus proyektil.
Hasil sementara olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Polsek Tenayan Raya, disimpulkan bahwa senjata api yang digunakan oleh kedua perampok tersebut jenis Pistol.
Sementara itu, terkait adanya perampokan bersenjata di Kota Pekanbaru yang mulai memasuki ke pemukiman warga, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun mengatakan Polresta Pekanbaru telah berusaha melakukan sejumlah langkah preventif guna mengurangi angka kriminalitas.
"Kapolres telah mengaktifkan Babinkamtibmas serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama menganggulangi kejahatan. Kemudian, Sabhara juga meningkatkan patroli rutin. Namun, yang namanya kejahatan itu karena ada niat atau kesempatan," katanya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berharti-hati, sementara itu jika memang harus pulang malam ia mengimbau agar masyarakat tidak tampak terlalu mencolok dengan membawa barang-barang berharga.
Pewarta : Anggi Romadhoni
Editor:
Anggi Romadhoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

