Logo Header Antaranews Riau

DPRD Minta Data Aset Diberikan Secara Rinci

Kamis, 11 Desember 2014 19:55 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Komisi C DPRD Riau yang membawahi bidang keuangan meminta kepada biro perlengkapan provinsi setempat agar data aset diberikan secara rinci sehingga jelas pihak-pihak yang menggunakan kekayaan daerah itu.

"Data sudah diberikan tapi belum terinci seperti siapa pejabat yang pakai mobil dinas. Ini hanya jumlah saja yang diberikan. Dimana dan siapa siapa yang memakai tidak ada. Besok harus terinci," kata Ketua Komisi C DPRD Riau, Aherson di Pekanbaru, Kamis.

Hal itu disampaikannya usai rapat dengar pendapat dengan Biro Perlengkapan Provinsi Riau. Menurutnya saat itu hanya dibahas mengenai aset yang sudah terbeli di mana sekarang ini tidak jelas ujung pangkalnya.

Selain itu, aset seperti mobil dinas yang dipakai mantan pejabat juga diminta datanya. Menurut Aherson kalau patut dan layak untuk dipakai silahkan, tapi kalau tidak itu akan jadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD).

Selanjutnya, kata dia, juga dibicarakan aset daerah yang belum diserahkan oleh pemerintah pusat. Saat ini, demikian Aherson, mengatakan ada 150 tempat aset dari pusat itu namun tidak ada data oleh biro perlengkapan.

Untuk ke depan, lanjutnya, telah disepakati apapun aset yang dibeli harus didaftarkan. Baik itu aset bergerak atau tidak bergerak.
"Bagusnya kita gunakan sistem teknologi informasi, jadi tidak hilang di tengah jalan," ujarnya.

Kemudian terkait mobil operasional yang batal pengadaannya termasuk untuk anggota DPRD, dia menjawab tidak membahas hal itu. Rapat, lanjut dia, hanya membahas penghitungan aset.

"Kalau penghitungan sekarang saja belum jelas, bagaimana cara menghitung untuk selanjutnya," sebutnya.

Akan tetapi, kata dia, untuk mobil dinas juga diminta agar menjalankan aturan. Jika sudah tujuh tahun, maka mobil harus dilelang karena kalau tidak tentu akan menambah biaya.

Sementara itu, Kepala Biro Perlengkapan, Ayub Khan ketika selesai rapat dia menghindari wartawan yang ingin mewawancara. Dia mengabaikan pertanyaan wartawan sambil berlalu menuju mobilnya.



Pewarta :
Editor: Bayu Agustari Adha
COPYRIGHT © ANTARA 2026