Logo Header Antaranews Riau

Komandan Jihad Islam Palestina Tewas Digempur Israel di Lebanon

Senin, 18 Mei 2026 12:28 WIB
Image Print
Asap mengepul dari area tersebut setelah serangan Israel terhadap kota Yahmar al-Shakif dan Arnun di provinsi Nabatieh di Lebanon selatan pada 11 Mei 2026. Pasukan Israel terus melakukan serangan udara dan artileri terhadap kota-kota di Lebanon selatan meskipun ada gencatan senjata. (ANTARA/Ramiz Dallah - Anadolu Agency/pri.)

Istanbul (ANTARA) - Seorang komandan kelompok Jihad Islam Palestina dan putrinya tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar sebuah apartemen di pinggiran Baalbek, Lebanon timur, pada Senin dini hari.

Menurut laporan National News Agency, korban tewas diidentifikasi sebagai Wael Abdul Halim, yang disebut sebagai komandan Jihad Islam Palestina, bersama putrinya yang berusia 17 tahun, Rama.

Baca juga: Tragedi di Lebanon: 2.702 Orang Tewas Akibat Serangan Israel

Tim penyelamat dan ambulans masih melakukan operasi di lokasi untuk mengevakuasi puing-puing dan mencari kemungkinan korban selamat lainnya.

Serangan tersebut menjadi pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata rapuh yang mulai berlaku pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.

Sejak 2 Maret, serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan hampir 3.000 orang, melukai lebih dari 9.000 lainnya, serta menyebabkan lebih dari 1,6 juta warga mengungsi.

Baca juga: Lebanon Tegas: Tak Ada Kesepakatan Tanpa Penarikan Penuh Pasukan Israel

Menurut pejabat Lebanon, jumlah pengungsi itu setara dengan sekitar seperlima populasi negara tersebut.

Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026