Logo Header Antaranews Riau

AS: Lebanon dan Israel Perpanjang Gencatan Demi Dorong Kemajuan Negosiasi Damai

Sabtu, 16 Mei 2026 13:09 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pasukan Israel terlihat dikerahkan di daerah pementasan dekat perbatasan Israel-Lebanon, Senin (11/5/2026). (ANTARA/Xinhua/Gil Cohen Magen/aa)

Washington (ANTARA) - Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama 45 hari untuk kemajuan lebih lanjut dalam negosiasi, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Thomas Pigott, Jumat (15/5).

"Pada 14 dan 15 Mei, Amerika Serikat menjadi tuan rumah pembicaraan yang sangat produktif selama dua hari antara Israel dan Lebanon. Penghentian permusuhan pada 16 April akan diperpanjang selama 45 hari untuk memungkinkan kemajuan lebih lanjut," kata Pigott di akun media sosial X.

Departemen Luar Negeri AS akan melanjutkan jalur politik pembicaraan pada 2-3 Juni, tambahnya.

"Selain itu, jalur keamanan akan diluncurkan di Pentagon pada 29 Mei dengan delegasi militer dari kedua negara," kata Pigott.

Dia menyatakan negosiasi akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, dengan pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing, serta membangun keamanan sejati di sepanjang perbatasan bersama mereka.

Baca juga: Tragedi di Lebanon: 2.702 Orang Tewas Akibat Serangan Israel
Baca juga: Lebanon Tegas: Tak Ada Kesepakatan Tanpa Penarikan Penuh Pasukan Israel

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026