Logo Header Antaranews Riau

Jeda Konflik! Iran Izinkan Pelayaran Lewat Selat Hormuz Selama 2 Pekan

Rabu, 8 April 2026 16:02 WIB
Image Print
Ilustrasi - Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.)

Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Rabu, menyatakan bahwa Iran akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan.

Akses tersebut hanya dapat dilakukan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan tetap tunduk pada pembatasan teknis.

"Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis," tulis Araghchi di platform X.

Baca juga: Memanas! Paus Leo Sebut Ancaman AS ke Iran 'Benar-Benar Tak Bisa Diterima'

Sehari sebelumnya, Selasa (7/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Teheran juga menyetujui pembukaan Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran kemudian menegaskan bahwa perundingan dengan AS akan dimulai pada Jumat mendatang di Islamabad, Pakistan.

Baca juga: Indonesia Sambut Baik Momentum Perdamaian AS-Iran & Reaktivasi Jalur Energi Strategis

Menurut Dewan Keamanan Nasional Iran, kesepakatan dengan AS mencakup sejumlah poin penting, antara lain Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz, pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran, kelanjutan program pengayaan uranium, serta penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026