Logo Header Antaranews Riau

Bom dan Rudal Meluncur: AS-Israel Serang 2.000+ Titik di Iran

Selasa, 3 Maret 2026 14:06 WIB
Image Print
Ilustrasi - Serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py.)

Istanbul (ANTARA) - Israel dan Amerika Serikat telah menyerang lebih dari 2.000 target di seluruh Iran sejak meluncurkan serangan militer gabungan pada Sabtu dini hari, lapor The Wall Street Journal dengan mengutip dua sumber yang mengetahui operasi tersebut.

Menurut laporan itu, serangan dimulai pada Sabtu pagi dan melibatkan operasi udara berskala besar.

Militer Israel menyatakan telah menembakkan ribuan amunisi dan melaksanakan lebih dari 700 sorti di wilayah Iran sejak awal penyerbuan.

Baca juga: Gelombang Krisis Selat Hormuz: Negara Asia Merasakan Dampaknya

Target yang dilaporkan mencakup tokoh militer dan politik senior, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta para komandan Korps Garda Revolusi Islam, selain sistem pertahanan udara, rudal balistik dan peluncurnya, fasilitas intelijen, serta pusat komando.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa pasukan Israel dan Amerika Serikat bekerja sama selama berbulan-bulan untuk menyusun daftar target yang komprehensif, dengan menghabiskan ribuan jam untuk mengumpulkan intelijen dan mempersiapkan operasi.

Serangan gabungan yang diluncurkan pada Sabtu itu dilaporkan menewaskan sejumlah pemimpin puncak Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga: IRGC Ancam 'Tidak Ada Aman Pasca Khamenei'- Musuh Iran Diincar Balasan

Teheran merespons dengan melancarkan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika Serikat, serta sejumlah negara di kawasan Teluk.

Eskalasi ini menyusul serangan serupa Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada Juni tahun lalu, yang memicu perang selama 12 hari sebelum gencatan senjata diumumkan.

Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026