
IRGC Ancam 'Tidak Ada Aman Pasca Khamenei'- Musuh Iran Diincar Balasan

Jakarta (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), unit elit angkatan bersenjata Iran pada Senin mengatakan bahwa, setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, musuh-musuh Iran tidak akan lagi aman "bahkan di rumah mereka sendiri."
"Musuh harus tahu bahwa hari-hari bahagia mereka telah berakhir dan mereka tidak akan lagi aman di mana pun di dunia, bahkan di rumah mereka sendiri," kata IRGC seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.
Baca juga: Sekjen PBB Galang Dukungan Negara Teluk untuk Redam Ketegangan AS-Iran
Baca juga: Keseriusan AS Dipertanyakan, Rusia Soroti Kontradiksi Militer dan Diplomasi
Iran akan terus melawan Israel dengan segenap kekuatannya sampai kemenangan tercapai, tambah pernyataan tersebut.
Pada Sabtu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Serangan itu juga menyebabkan Ayatollah Khamenei meninggal dunia bersama dengan beberapa pejabat senior pemerintah dan militer Iran, demikian dikonfirmasi oleh pihak berwenang pada Minggu.
Sumber: Sputnik
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

