Logo Header Antaranews Riau

Empat penumpang bus tewas dalam kecelakaan di Jalintim Pelalawan

Senin, 2 Maret 2026 04:49 WIB
Image Print
Kondisi bus PMH yang mengalami kecelakaan dengan empat orang meninggal dunia di Pelalawan, Riau, Minggu (1/3/2026). ANTARA/HO-Polres Pelalawan

Pekanbaru, (ANTARA) - Sebanyak empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan bus dan truk di Jalan Lintas Timur Kilometer 122 + 900, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Minggu pagi.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pelalawan AKP Tatit Rizkiyan Hanafi mengatakan berdasarkan laporan di lapangan, kecelakaan ini masuk dalam kategori berat dengan dampak yang fatal.

"Tercatat sebanyak empat orang penumpang bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat benturan keras yang menghancurkan sebagian bodi kendaraan," katanya, Minggu.

Selain korban jiwa, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka berat, sedangkan satu orang luka ringan. Semua korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Identitas para korban meninggal dunia telah terverifikasi, yakni Yantono (43), Mila Rani Pangaribuan (22), Pardomuan Banjar Nahor (56), dan Martinus Sitohang (46).

Sopir truk bernama Aprianto (47) yang merupakan warga Pekanbaru, mengalami luka di bagian kepala dan kening. Saat ini, yang bersangkutan telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Selasih setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Pangkalan Lesung.

"Kronologi kejadian bermula saat bus PMH bergerak dari arah Pangkalan Kuras menuju arah Ukui. Saat melintasi jalanan yang menurun dan menanjak, bus tersebut diduga nekat melebar ke kanan jalan untuk mendahului kendaraan lain di depannya," ujarnya.

Padahal, ujarnya, marka jalan di lokasi tersebut berupa garis kuning utuh yang secara hukum melarang kendaraan untuk menyalip. Manuver berbahaya di medan yang sulit ini menjadi pemicu utama terjadinya tabrakan.

Dari arah berlawanan, muncul truk dengan sopir sudah cepat mengarahkan setir ke kiri untuk menghindari benturan. Akan tetapi, jarak yang sudah terlalu dekat membuat bagian samping kanan truk tetap dihantam keras oleh bus PMH.

"Akibat benturan tersebut, truk kehilangan kendali dan terperosok masuk ke dalam jurang di sebelah kiri jalan," katanya.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026