Logo Header Antaranews Riau

PBB Desak Pemanfaatan Rafah untuk Distribusi Kargo Kemanusiaan

Sabtu, 31 Januari 2026 10:28 WIB
Image Print
Arsip foto - Sebuah truk kembali ke Mesir dari Jalur Gaza melalui penyeberangan Rafah, Palestina (30/11/2023). (ANTARA/Xinhua/Sui Xiankai/aa.)

New York (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berharap penyeberangan Rafah akan tersedia untuk pengiriman kargo bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza setelah dibuka kembali pada Ahad (1/2), kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq.

"Kami tentu berharap Rafah juga dapat digunakan untuk pergerakan kargo. Mengaktifkan kembali pergerakan kargo melalui penyeberangan Rafah sangat penting untuk meningkatkan volume pasokan kemanusiaan yang masuk ke Gaza," kata Haq.

Baca juga: Israel Sepakat Buka Perbatasan Rafah Secara Terbatas dengan Sejumlah Syarat

Haq menambahkan bahwa hal itu juga akan memperluas peningkatan respons kemanusiaan bagi orang-orang yang meninggalkan Jalur Gaza.

"Kami telah berulang kali menjelaskan bahwa mereka yang memilih untuk pergi atau kembali harus dapat melakukannya secara sukarela dan aman," tegas Haq dalam konferensi pers di Markas PBB, Jumat.

Sebelumnya di hari yang sama, Israel mengumumkan pembukaan pos pemeriksaan Rafah di perbatasan Jalur Gaza dan Mesir mulai 1 Februari untuk mendukung pergerakan terbatas orang di kedua arah.

Baca juga: Harapan Baru untuk Gaza: Penyeberangan Rafah Segera Dibuka

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026