Logo Header Antaranews Riau

UNIFIL Konfirmasi: Posisi PBB di Lebanon Tertembak, Diduga Oleh Israel

Sabtu, 17 Januari 2026 15:06 WIB
Image Print
Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) menggelar parade militer di markas besarnya di Naqoura, Lebanon selatan pada 24 Oktober 2025, untuk memperingati ulang tahun ke-80 berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Xinhua/Ali Hashisho)

Beirut (ANTARA) - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) pada Jumat mengatakan bahwa salah satu posisinya di dekat desa Kfarchouba di Lebanon selatan terkena tembakan Israel, tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan.

Menurut pernyataan UNIFIL, sebuah tank Merkava Israel di sebelah selatan Garis Biru, yakni garis penarikan mundur pasukan Israel, melepaskan sekitar 30 tembakan kaliber kecil ke arah posisi PBB sebelumnya pada Jumat (16/1).

Baca juga: PBB Mendesak: Bebaskan Akses Perlengkapan Sekolah di Gaza

Tembakan-tembakan itu mengenai sebuah pos penjaga, dan salah satu peluru menembus area tempat tinggal di dalam posisi tersebut, kemungkinan besar akibat memantul, kata UNIFIL, yang juga menyebutkan bahwa tidak ada personel yang berada di area itu saat insiden terjadi.

UNIFIL menyatakan pihaknya telah meminta militer Israel untuk berhenti menembak melalui mekanisme penghubung yang ada.

UNIFIL menegaskan kembali bahwa militer Israel berkewajiban menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB beserta posisi mereka, sekaligus memperingatkan bahwa setiap tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan merusak upaya untuk mempertahankan stabilitas.

Baca juga: Iran Desak PBB Kecam AS atas Dugaan Hasutan Kekerasan

Insiden ini terjadi menyusul laporan berulang dari UNIFIL tentang penembakan dan aktivitas militer di dekat posisi-posisinya di Lebanon selatan dalam beberapa pekan terakhir, di tengah ketegangan yang terus berlanjut di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026