Logo Header Antaranews Riau

Bupati Pimpin SKPD Pantau Program di Lapangan

Senin, 4 Agustus 2014 18:59 WIB
Image Print

Bangkinang, (Antarariau.com) - Bupati Kampar H Jefry Noer meminta seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memantau dan mengevaluasi seluruh program pembangunan pemerintah di lapangan serta memberikan inisatif pemecahan persoalan dalam mengatasi kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh.

“Sebagai pimpinan SKPD saya minta membagi waktu 50 persen dilapangan, selebihnya di kantor, jangan hanya duduk dibelakang meja saja, pantau dan evaluasi apa saja yang sudah diprogramkan apakah berjalan atau tidak, di kantor cukup sekretaris saja,” ujar Bupati pada apel perdana pasca libur Idul Fitri, Senin (4/8/2014) di lapangan Kantor Bupati sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS kepada tiga orang perwakilan dari angkatan K1.

Untuk yang kesekian kalinya Jefry Noer meminta kepada seluruh PNS memiliki jiwa entrepreneurship supaya dapat memenuhi segala kebutuhan untuk menghindarkan dari segala perbuatan menyimpang yang berakibat tindak pidana, “Jadilan PNS yang memiliki enterpreur, jadilan PNS pengusaha supaya terhindar dari segala perbuatan tindak pidana, dan semua kebutuhan dapat terpenuhi dari hasil kerja diluar sebagai abdi Negara, bukan berarti meninggalkan kewajiban sebagai abdi Negara dan dengan begitu PNS telah membantu pemerintah dalam memberantas pengangguran serta kemiskinan dan mimpi menjadikan Kampar sebagai kabupaten termaju di propinsi Riau bisa terwujud,” ujarnya.

Jefry menegaskan, sebagai PNS harus menegakkan disiplin, tau kerja yang telah diprogramkan dan yang telah dirumuskan dalam lima pilar pembangunan, “Saya minta seluruh SKPD mengabsen semua pegawai maupun tenaga THL (Tenaga Harian Lepas) harus masuk pada hari pertama ini, karena libur sudah panjang,” kata dia.

Ia mengingatkan tanamkanlah bahwa hari ini harus lebih baik dari hari lalu, sebab orang yang beriman itu berupaya hari ini lebih baik dari hari kemaren, jika tetap bahkan lebih buruk maka bisa disebut orang yang merugi.

"Sebuah pengabdian apabila didasari atas materi, maka akan tidak baik hasilnya, dan apabila kita mengabdi berdasarkan ibadah, maka yakinlah ini menjadi berkah," ujarnya lagi. (Adv)



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026