Logo Header Antaranews Riau

Calo Tanah Hambat Pembangunan Tenayan Raya

Kamis, 13 Februari 2014 15:40 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Para calo tanah diduga menghambat pembangunan di Kecamatan Tenayan Raya yang dijadikan sebagai kota baru karena berbagai proyek besar diarahkan sebagai penunjang.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Kamis mengatakan pembebasan lahan menjadi kendala karena ada pihak yang berupaya mengusai lahan sehingga harganya menjadi mahal.

"Masyarakat harus memberikan ruang itu masalah itu, karena bila harga tanah terjangkau nantinya menguntungkan penduduk setempat, katanya.

Firdaus mengatakan bila Tenayan Raya yang selama ini berada di pinggiran kota berkembang, maka dapat sebagai pusat bisnis dan investasi .

Dia mengatakan bahwa beberapa proyek besar diarahkan ke Tenayan Raya, seperti kantor pusat pemerintahan.

Bahkan Kecamatan Tenayan Raya rencananya juga dimekarkan dengan memiliki luas 171,27 km persegi dengan jumlah penduduk 136.716 jiwa.

Pemerintah setempat juga membangun terminal kargo dan Proyek Listrik Tenaga Uap (PLTU) serta Kawasan Industri Tenayan Raya (KIT).

Demikian pula di Tenayan Raya dibangun proyek rumah susun sewa untuk menampung warga setempat yang belum memiliki rumah.

Sedangkan proyek rumah susun itu mengunakan APBN dari Kementerian Pekerjaan Umum dibangun lima lantai dan tiga blok.

Pemkot Pekanbaru juga membangun sirkuit balap motor yang lengkap dengan sarana maupun prasarana penunjang di Kelurahan Rejosari.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026