
Polisi Buru Curanmor Di Riau

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Aparat Kepolisian Daerah Riau bersama jajaran masih memburu para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah wilayah kabupaten/kota di daerah itu.
Aksi curanmor menurut kepolisian yang diterima wartawan, Selasa siang, terakhir terjadi di dua tempat pada Kamis (5/12) dan Jumat (6/12) di Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan.
Pada pertengahan pekan lalu, dilaporkan pelaku menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BM 3059 DX milik Muhammad Nur (47), warga Jalan Alhamra, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis.
Korban dalam laporannya di kepolisian mengatakan, bahwa sepeda motor bernomor mesin JFD2E-22660007 dan rangka MHIJFD-221DK270137 hilang saat diparkirkan di Jalan Nusantara II tepatnya di depan Kantor Notaris Sri Rahayu, Kelurahan Air Jamban, Mandau, Bengkalis.
Nur kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian setempat yang sejauh ini masih memburu pelaku.
Kejadian curanmor kedua dialami Shely Yulastri (22), warga Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawanpada Jumat (6/12).
Sepeda motor korban yang diparkirkan di depan mini market dekat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kilometer 05, Jalan langgam, pangkalan Kerinci dibawa kabur pria tak dikenal.
Dalam laporannya di kepolisian, korban mengakui sepeda motor merk Honda Supra Fit bernomor polisi BM 3782 YC tersebut hilang hanya dalam waktu hitungan menit.
Kasus curanmor di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau telah berulang kali terjadi, bahkan hampir setiap hari dilaporkan adanya kasus kehilangan sepeda motor.
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengimbau masyarakat agar senantiasa mewaspadai tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
"Kunci ganda kendaraan khususnya sepeda motor jika akan ditingkalkan dalam waktu lama. Kemudian waspadai orang-orang yang mencurigakan di sekitarnya," katanya.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

