Logo Header Antaranews Riau

KNPI Riau Undang Cagub dan KPU Diskusi

Senin, 7 Oktober 2013 21:26 WIB
Image Print

Pekanbaru, 7/10 (antarariau.com) - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau Tony Werdiansyah berencana akan mengundang Komisi pemilihan Umum dan para cagub cawagub yang melaju di putaran kedua untuk berdiskusi pada 20-21 Oktober mendatang.

"Kita akan adakan diskusi dengan mengundang para cagub cawagub dan ketua KPU Riau pada 20-21 Oktober membicarakan permasalahan Riau dan pertanyakan komitmen mereka terhadap pemuda," kata Tony Werdiansyah di Pekanbaru, Senin.

Dua cagub cawagub yang dimaksud adalah Herman Abdullah-Agus Hidayat dan Annas Maamum-Arsyadjuliandi Rachman. Tony mengungkapkan bahwa KNPI melihat para cagub cawagub yang akan berlaga di putaran kedua tidak pernah menyinggung masalah kepemudaan. Oleh karena itu dua pasangan calon kami undang berdiskusi pada hari berbeda bersama KNPI dan KPU.

Dalam diskusi tersebut nantinya para cagub cawagub akan didorong untuk membuat komitmen dalam perjanjian tertentu untuk menyatakan komitmen mereka pada pemuda Riau. Kemudian KNPI juga akan mempertanyakan partisipasi pemilih yang masih 60 persen di Riau. Ada dugaan sebagian besar yang tidak menggunakan hak pilihnya adalah pemuda.

"Kami ingin KPU merangkul KNPI untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam menggunakan hak pilihnya. Kami akan mendorong agar KNPI dilibatkan sehingga kami bisa turunkan pemuda KNPI untuk mengawasi Pilkada putaran dua nanti," sambung Tony Werdiansyah.

Sebagai informasi, Plt KNPI Riau Tony Werdiansyah baru saja mendapatkan penghargaan nasional berjudul "Indonesian Man and Women Career Award" pada Jumat (4/10) yang diadakan di Semarang. Tony merupakan satu dari empat orang Riau yang mendapatkan penghargaan ini yang diantaranya ada wakil Bupati Kampar Ibrahim Ali. Penghargaan tersebut dinilai oleh Forum Komunikasi Wartawan Indonesia (FKWI).

Selain itu, Tony Werdiansyah sampai saat ini masih sebagai Plt diakibatkan masih belum dikeluarkannya SK oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI. Tony menggantikan M. Faisal Aswan yang menjadi ketua KNPI sebelumnya yang saat ini telah ditahan karena terlibat korupsi PON.

Meski masih Plt, Tony tetap menjalankan kewajibannya laksana ketua KNPI karena menurutnya dia telah ditetapkan oleh mayoritas anggota KNPI Riau menjadi ketua.