Logo Header Antaranews Riau

Parkir liar sebabkan PAD minim

Rabu, 14 November 2012 11:28 WIB
Image Print

Pekanbaru (antarariau) - Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor restribusi parkir setiap tahun berkurang di Kota Pekanbaru, Riau, karena maraknya parkir liar di wilayah ini yang sulit untuk ditertibkan.

"Hampir tiap tahun kekurangan PAD dari sektor parkir akibat banyaknya parkir liar," kata Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Pekanbaru, Dedi Gusriadi kepada wartawan Rabu.

Dia mengatakan, target restribusi parkir di Kota Pekanbaru tahun 2012 adalah sebesar Rp5,4 miliar namun sulit untuk terealisir.

Bahkan hingga akhir Oktober 2012 bahwa penerimaan restribusi parkir tersebut baru mencapai Rp4,1 miliar.

Meski target penerimaan parkir sudah dilakukan dengan melibatkan pihak swasta, tapi akibat maraknya parkir liar menyulitkan untuk mendapatkan restribusi tersebut.

Sedangkan untuk masa mendatang pihaknya menjalin kerjasama dengan aparat Polresta Pekanbaru untuk menertibkan parkir liar demi untuk PAD.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru supaya secara rutin mengelar operasi penertiban.

Dia menambahkan, operasi penertiban terhadap petugas parkir liar, dianggap solusi terbaik karena bila dibiarkan berlarut-larut maka target penerimaan keuangan daerah tidak akan tercapai.

Keberadaan parkir liar di sejumlah badan jalan belakangan ini di Pekanbaru terus bertambah seperti di Kecamatan Tampan, Rumbai Pesisir, jalan Riau, Tuanku Tambusai maupun jalan HR Soebrantas, Panam.

Para petugas parkir liar itu mengincar ruko yang baru dibangun dan badan jalan yang tidak memiliki petugas resmi.

Akibat keterbatasan jumlah petugas resmi parkir maka menyebabkan PAD belum mencapai target yang ditentukan oleh Pemkot Pekanbaru. ***2***



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026