Bupati Pelalawan apresiasi RAPP libatkan Desa cegah karhutla

id pt rapp, rapp riau, april gropu, desa bebas api, karhutla pelalawan, karhutla

Bupati Pelalawan apresiasi RAPP libatkan Desa cegah karhutla

Acara penandatanganan kerjasama Program Desa Bebas Api antara PT RAPP dengan 15 desa di Pangkalan Kerinci, Kamis (29/7). (ANTARA/HO-RAPP)

 Pekanbaru (ANTARA) - Bupati PelalawanZukriMisran memberikan apresiasi terhadap inovasi program desa bebas api yang dilakukan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam upaya pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan serta membantu Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam penanggulangan karhutla dan mewujudkan Pelalawan Bebas Api.

"Perlu kita ketahui mayoritas desa yang ikut program desa bebas api ini berada di kawasan gambut yang cukup luas dan rawan terjadi karhutla. Jadi saya mengapresiasi langkah yang diambil oleh RAPP yang mengajak desa-desa untuk mencegah karhutla," ujar Zukri dalam acara penandatanganan kerjasama Program Desa Bebas Api antara PT RAPP dengan 15 desa di Pangkalan Kerinci, Kamis.

Zukri mengharapkan desa-desa peraih penghargaan dapat memanfaatkan bonusnya dengan baik dan disisihkan untuk peralatan pemadam serta pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai ujung tombak di lapangan.

"Para kepala desa harus bisa memetakan wilayahnya, mana lahan gambut tidur dan mana yang berpotensi kebakaran. Jadi kita tidak lagi bicara penanganan atau pemadaman, melainkan pencegahan dengan pemetaan risiko, katanya.

Walaupun terjadi kebakaran, agar lebih cepat ditanggulangi. Jangan sampai gara-gara karhutla ini, selain lingkungan rusak, ekonomi kita pun bisa hancur dibuatnya, tegas Bupati

Sementara itu, Direktur PT RAPPMulia Nauli menjelaskan sejak diluncurkan Program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program/FFVP berhasil menurunkan tingkat karhutla dari 4.279 hektare pada 2013, dan menjadi 22 hektare pada 2020 terutama di desa-desa peserta program Desa Bebas Api.

Capaian ini, kata Mulia, berkat kerjasama dan peran serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.Hingga hari ini RAPP telah bermitra dengan 39 desa di lima kabupaten di Provinsi Riau dengan cakupan total wilayah sekitar 803.684 hektare.Untuk Kabupaten Pelalawansendiri ada sebanyak 18 desa sudah mengikuti program Desa Bebas Api.

Dijelaskannya, Program Desa Bebas Api memiliki lima elemen sebagai strategi untuk mewujudkan zero fireantara lain penghargaan kepada desa yang tidak terjadi kebakaran selama tiga bulan, keterlibatan crew leader untuk mendukung pencegahan kebakaran, memberikan bantuan pembukaan lahan melalui peralatan pertanian, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar, serta pemantauan kualitas udara melalui perangkat PM10 di tujuh lokasi.

"Pengalaman kami (grup APRIL) selama ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat dengan masyarakat diiringi dengan kemampuan deteksi dini dan kekuatan pemadaman menjadi kunci dalam mencegah karhutla di musim kemarau. Apresiasi kami terhadap Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Manggala Agni, Kecamatan, Desa, para Crew Leader serta seluruh pihak yang turut menyukseskan program ini," ulasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada enam desa yang berhasil menjaga wilayahnya dari karhutla tahun 2020 lalu yaitu Desa Lalang Kabung, Desa Sungai Ara, Desa Rantau Baru, sebesar 100 juta rupiah. Kemudian Kelurahan Kerinci Timur, Pangkalan Terap dan Ransang sebesar Rp50 juta.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan 10 ribu komik Alam dan Bunga, sebuah media sosialisasi cegah karhutla bagi para pelajar dari PT RAPP kepada Pustaka Bergerak Indonesia (PBI) Pelalawan.

Program Desa Bebas Api (fire free village program-FFRP) yang diluncurkan PT. RAPP tahun 2021 di Kabupaten Pelalawan merupakan inovasi holistik grup APRIL sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus edukasi dan pemberdayaan masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini.

Tahun 2021 ini, sebanyak 15 desa di Kabupaten Pelalawan terlibat dalam Program Desa Bebas Api, yaitu Desa Lalang Kabung, Pangkalan Kerinci Timur dan Rantau baru. Untuk Program Desa Tangguh Api atau Fire Resilience Community (FRC), yaitu Desa Ransang, Sungai Ara, Sering, Pelalawan, Langgam, Penarikan, Pangkalan Gondai, Teluk Meranti, Teluk Binjai, Petodaan, Kuala Panduk dan Pangkalan Terap.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021