
Gubri Bersaksi, Ruang Sidang Penuh

Pekanbaru, (antarariau) - Sekitar seratusan orang memadati ruang sidang Tipikor Pekanbaru untuk menyaksikan kesaksian Gubernur Riau HM Rusli Zainal, Selasa.
Gubernur Rusli Zainal hadir sekitar pukul 10.00 WIB mengenakan baju tradisional teluk belanga warna putih dan kopiah hitam.
Bahkan, sebelum sidang dimulai para pengunjung sudah memadati ruang sidang. Suasana makin sesak saat sidang dimulai karena puluhan pengunjung yang tak dapat masuk ke ruang sidang rela berdiri di depan dua pintu masuk.
Akibatnya, para jurnalis yang biasa meliput sidang harus rela ikut berdiri berdesakan.
"Waduh, sampai tak bisa masuk kayak antre sembako," kata seorang pengunjung.
Meski begitu banyak pengunjung mengeluhkan pengeras suara di ruang sidang lebih lirih ketimbang sidang sebelumnya.
"Gak kedengaran sampai luar suaranya, tak seperti biasanya. Padahal menarik sidang ini," kata seorang pengunjung sidang.
Gubernur Rusli Zainal hadir sebagai saksi untuk terdakwa Eka Dharma Putra, Kasi Sarana dan Prasarana pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.
Pada sidang hari ini jaksa hanya menghadirkan dua saksi. Selain gubernur Rusli Zainal, jaksa juga menghadirkan Sekretaris Dewan Zulkarnain Kadir.
Nama Gubernur Riau kerap disebutkan saksi dipersidangan, salah satunya mantan Kepala Dispora Riau Lukman Abbas yang mengatakan gubernur sejak awal mengetahui dan merestui pemberian "uang lelah" Rp1,8 miliar untuk anggota DPRD Riau. Dana yang dikumpulkan dari konsorsium kontraktor BUMN dalam proyek PON itu digunakan untuk memuluskan revisi dua Perda penambahan anggaran proyek PON Riau.
Pewarta : FB Rian Anggoro
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

