
Atlet Dayung Riau Simulasi Perahu Naga

Pekanbaru, (antarariau) - Para atlet Pelatda PON XVIII Riau, cabang dayung dengan nomor perahu naga melakukan simulasi lomba di Sungai Siak, Kota Pekanbaru, agar tidak mengalami kendala ketika di arena pertandingan di Danau Kebun Nopi, Kuantan Singingi.
Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau, Sanusi Anwar, Jumat, mengatakan simulasi lomba supaya pada saat pertandingan atlet tidak menemui masalah.
"Simulasi lomba itu penting karena atlet akan terbiasa dengan kegiatan tersebut, dan pada saat pertandingan mampu menguasai perahu agar menempuh garis akhir lebih awal," katanya.
Menurut dia, bahwa simulasi lomba itu juga melibatkan atlet lokal yang telah terbiasa mendayung di Sungai Siak.
Ketika simulasi itu maka warga sekitar Sungai Siak beramai-ramai menyaksikan para atlet memacu kecepatan dalam mendayung perahu naga.
Dia mengatakan, pihaknya membatalkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan dan lebih fokus kepada pemusatan latihan di Danau Kebun Nopi sebagai arena pertandingan yang ditetapkan oleh PB PON.
Selain itu, waktu untuk pelaksanaan PON XVIII sudah semakin dekat yakni pada 9-20 September 2012, maka berbagai kejuaraan yang digelar di daerah lain akhirnya tidak diikuti.
Pada PON XVIII, tuan rumah menurunkan sebanyak 70 atlet dayung yang mengikuti semua nomor lomba, mereka serius selama dua pekan latihan di Kuantan Singingi.
Sebelumnya, arena pertandingan cabang dayung PON XVIII di Danau Kebun Nopi, Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, mengalami pendangkalan karena air merembes ke dinding danau.
Tim Delagasi Teknik Tim Dayung PON XVIII, Budiman Setiawan kepada wartawan, mengatakan bila air danau terus berkurang, maka akan sulit bagi atlet untuk mengikuti lomba,
Menurut dia, bahwa pihaknya telah meninjau arena dayung maka terlihat adanya penyusutan air danau yang cukup signifikan.
Namun begitu, pihaknya telah menyaksikan bahwa dinding danau yang bocor itu saat ini dalam kondisi perbaikan.
Bila tidak diperbaiki, maka merupakan kendala serius bagi atlet untuk mengikuti pertandingan pada PON 2012.
Namun kekuatan untuk cabang dayung hampir merata diantaranya dari Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Timur, Maluku serta Papua.
Pewarta : Adityawarman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

