
PSPS Gagal di kandang Arema

Pekanbaru - Tekad pelatih PSPS Pekanbaru, Mundari Karya, membawa anak-anak asuhnya meraih poin di kandang Arema Indonesia ternyata tak kesampaian.
Klub "Kota Bertuah"--Ibu Kota Provinsi Riau--ini malah takluk dari "Singo Edan" 2-0 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (16/2).
Berita yang diterima ANTARA dari Malang menyebutkan dua gol Arema Malang tercipta masing-masing lewat kaki Dicky Firasat pada menit ke-21 dan Arif Aryanto pada menit ke-51 (babak kedua).
Manajer PSPS Pekanbaru, Boy Sobirin, mengatakan, sejak Wasit Yandri yang memimpin laga meniup peluit pertanda dimulainya pertandingan, tim PSPS Pekanbaru langsung menguasai jalannya pertarungan.
Mundari Karya yang memasang strategi bertahan dan serangan balik, hanya mengandalkan Dzumafo Efandi Herman dan Fatrick Dzekue di depan.
Ternyata strategi itu, khususnya serangan balik, tidak jalan maksimal, hanya bisa menguasai permainan di lini tengah.
Memasuki 10 menit laga, Arema yang bertindak sebagai tuan rumah mulai melakukan usaha serangan ke daerah pertahanan PSPS.
Namun, beberapa kali peluang yang didapat Marcio Zauza selalu kandas di kaki pemain belakang "Asykar Bertuah" Pekanbaru.
Akhirnya usaha Arema membuahkan hasil pada menit ke-21 melalui sundulan kepala Dicky Firasat yang memanfaatkan tendangan sudut dari Feri Aman Saragih. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Arema.
Pada akhir babak pertama, Mundari Karya melakukan rotasi pemain dengan memasukkan dua pemain striker, yakni Zainal Arif dan Isnaini.
Ia menarik dua gelandang tengah, Ade Suhendra dan Afril hadi, yang bertujuan meningkatkan tempo serangan ke arah pertahanan Arema.
Namun sayang, hingga babak pertama berakhir, usaha anak-anak "Askyar Bertuah" untuk menyamakan kedudukan tidak menuai hasil, skor bertahan 1-0.
Memasuki babak kedua, Arema semakin percaya diri dengan mengandalkan Marcio Zauza dan Arif Aryanto di depan.
Pasukan "Singo Edan" terus melakukan serangan dan berniat menambah keunggulan. Pada menit ke 51' akhirnya Arema berhasil menambah keunggulan lewat kaki Arif Aryan.
Ia berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang PSPS yang dijaga Fance Haryanto. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggualan Arema.
PSPS yang sebelumnya menargetkan poin di kandang Arema masih terus melakukan usaha penyerangan guna memperkecil ketertinggalan melalui kerja sama ketiga strikernya: Dzumafo, Zainal Arif, dan Isnaini.
Namun sayang, dewi fortuna tidak berpihak kepada PSPS.
Hingga babak kedua berakhir, skor tetap bertahan 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Kekalahan dari Arema membuat PSPS turun satu tangga ke peringkat sembilan dengan nilai 16.
Raihan angka tim "Askyar Bertuah" sama dengan Persisam Samarinda, namun kalah selisih gol.
Pewarta : Nasuha
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

