Logo Header Antaranews Riau

PSPS Gagal di kandang Persib

Selasa, 24 Januari 2012 21:40 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Klub sepakbola PSPS Pekanbaru gagal mencuri poin saat bertandang di kandang Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi 'Indonesia Super League' atau ISL, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (24/1).

"Pada pertandingan tersebut, tim kebanggaan 'kota bertuah' Pekanbaru ini harus mengakui keunggulan Persib dengan skor tipis, 1-2," ungkap Manajer PSPS, Boy Sobirin kepada ANTARA Pekanbaru, Selasa.

Dikatakan, PSPS sebenarnya telah memimpin terlebih dulu, ketika lewat kaki Patrick Nzekue, pada menit ke 17', berhasil membobol gawang Persib.

Namun, menurutnya, gol balasan tim lawan, sekaligus membalikkan keadaan menjadi 1-2 masing-masing tercipta lewat kaki Jajang Sukmara pada menit 49' dan Nelan Radovik di menit 59'.

"Sesudah wasit Jumadi Efendi meniup pluit tanda dimulainya pertandingan, kedua tim langsung melakukan inisiatif penyerangan, terutama kesebelasan PSPS yang tambil lebih dominan dengan diprakarsai oleh Dzumafo Efandi Herman dan kawan-kawan," tuturnya lagi.

Dikatakan, karena agresifitas serangan itulah PSPS Pekanbaru sempat unggul telebih dahulu di babak pertama pada menit 17' melalui kaki kiri Patrick Nzekue yang memanfaatkan umpan dari Afril Hadi. Bola bersarang di jaring sebelah kiri gawang Persib yang dijaga Jendri Pitoy.

Hingga babak pertama berakhir, lanjutnya, PSPS yang bertindak sebagai tim tamu lebih mendominasi pertandingan. Sebaliknya, tidak terlihat serangan berbahaya dari tim tuan rumah yang dimotori Aliyudin dan Erlangga Sucipto.

Babak pertama berakhir dengan kemenangan tim tamu PSPS dengan skor 0-1.

Memasuk babak kedua, demikian Boy, Persib mulai bangkit. Jajang Sukmara membuka peluang bagi Persib untuk memenangkan pertandingan setelah berhasil menyamakan kedudukan 1-1.

Disebutkan, Jajang berhasil menjebol gawang PSPS yang dikawal Fance Hariyanto setelah mendapatkan umpan manis dari Aliyudin.

"Gol kemenangan Persib Bandung atas PSPS Pekanbaru diciptakan 'sang Jendral' lapangan tengah Persib Bandung, yakni Miljan Radovic," ungkapnya.

Pria perkasa bertubuh jangkung ini, menurutnya, berhasil menjawab keraguan sporter yang menganggap sentuhannya melalui 'set piece' tak lagi tajam.

"Radovic mampu mengkonversikan tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola yang mengarah ke pojok kanan bawah, tidak mampu diantisipasi Fance Hariyanto," tambahnya.

Ia mengatakan, usai unggul 2-1, Persib Bandung yang mengenakan kostum biru-biru, praktis bertahan dengan memasukkan M Agung pribadi menggantikan Aliyudin.

"PSPS Pekanbaru yang mengenakan seragam merah-merah, dengan penuh semangat terus melakukan gempuran ke arah pertahanan Persib yang dikawal Ebanda Herman dan Maman Abdurrahman, namun usaha PSPS hingga akhir laga tidak menuai hasil," katanya.

Meski terus digempur, menurutnya, , gawang Persib yang dijaga Jendry Pitoy tidak lagi kebobolan.

"Kemenangan 2-1 tetap bertahan peluit tanda berakhirnya pertandingan. PSPS kembali gagal mencuri pion di kandang lawannya. Tetapi, kami optimis bisa tetap beradai di papan atas Liga Super Indonesia (LSI)," tandas Boy Sobirin.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026