
Polisi selidiki kebakaran saat rusuh

Pekanbaru - Kepolisian Resort Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyelidiki kasus kebakaran kantor milik PT Agro Mitra Rokan (AMR) pada Selasa (7/2) lalu atau saat kerusuhan antara warga dan karyawan perusahaan berlangsung.
"Benar, kami saat ini tengah menyelidiki kasus rusuh dan kebakaran beberapa ruang kantor PT AMR yang berada di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul," kata Kepala Polres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan melalui sambungan telepon, Rabu.
Aksi rusuh warga tersebut, sebelumnya dikabarkan disulut dengan masalah sengketa lahan antara warga dengan perusahaan perkebunan itu.
Selasa (7/2) lalu itu, sedikitnya ada 200 massa yang merupakan warga Desa Kepenuhan Timur, Kelurahan Kepenuhan Tengah, dan Desa Kepenuhan Hilir, pada kecamatan yang sama menuju ke Kantor PT AMR untuk melakukan aksi 'sweeping' terhadap para pekerja perusahaan swasta itu.
Selain menyulut terjadinya kebakaran sejumlah kantor yang belum diketahui pelakunya ini, satu unit sepeda motor milik Humas PT AMR juga ikut dirusak.
"Informasi yang kami dapat dan hasil dari krocek dilapangan, ada sekitar enam bangunan yang dipakai untuk kantor dan penginapan karyawan PT AMR terbakar dan kami terus melakukan penyelidikan," katanya.
Informasi sejumlah warga menyebutkan, kerusuhan warga disebabkan perusahaan yang dituding telah ingkar janji kepada masyarakat terkait kebun plasma yang dijanjikan sejak tahun 2005 silam.
"Bayangkan saja, sejak tahun 2005 lalu, perusahaan menjanjikan akan membagi-bagikan kebun plasma ke warga, namun sampai sekarang janji itu nggak juga terpenuhi. Hal ini lah yang kemudian menyulut emosi warga hingga akhirnya berbuat rusuh," kata seorang warga tempatan, M Nasir.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

