Logo Header Antaranews Riau

Harga sembako di Bangkinang naik

Jumat, 2 Desember 2011 15:11 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Dipenghujung tahun 2011 kondisi harga kebutuhan pokok di pasar Inpres Bangkinang Kabupaten Kampar, Riau mulai merangkak naik hingga 2,5 persen, namun transasksi jual beli menurun disebabkan musin hujan.

Salah seorang pedagang barang harian di Pasar Inpres Bangkinang, HM Amin HS, Jumat mengatakan, harga kebutuhan pokok saat ini sudah mulai naik, namun kenaikannya tidak terlalu mencolok hanya dua persen sampai 2,5 persen saja.

Seperti contoh harga beras per kilogram dari Rp9000 per kg menjadi 9.200 per kg dan 9500 per kg, harga telur satu papan dari Rp27.000 menjadi Rp2800,-, begitu juga dengan harga minyak goreng kenaikannya mencapai Rp300 hingga Rp500, katanya.

Di pasar Inpres Bangkinang untuk saat ini lanjut Amin, jual beli menurun karena pengaruh musim hujan, dimana sumber mata pencarian masyarakat Kabupaten Kampar mayoritas adalah petani sawit dan petani karet, dimana harga karet dan harga sawit turun, akibatnya peredaran uangpun di pasaran tidak lancar.

Kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi pada harga cabai merah, per kilogramnya naik sebesar Rp10.000 sampai Rp15.000, , namun kenaikan itu tidak terjadi pada harga ayam potong. Ana salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Inpres Bangkinang mengatakan, "Untuk saat ini harga ayam potong tidak naik, bahkan harga ayam turun dari Rp20.000 per kilogram menjadi Rp18.000,- per kilogram" katanya seraya mengatakan saya tidak tahu apakah pekan depan harga ayam naik menjelang natal atau tahun baru.

Mengantisipasi adanya kelinjakan harga ini, Kepala Dinas Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, Eliberty SE yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Indra Pomi mengatakan bahwa untuk saat ini Disperindag tidak dapat melakukan operasi pasar secara mendadak, "Disperindag Kampar tidak dapat melakukan operasi pasar secara tiba-tiba, yang saat ini sedang dilakukan adalah mengenai harga beras bulog, agar tidak terjadi kenaikan harga", jelasnya.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026