Logo Header Antaranews Riau

Polisi Buru 3 Pelaku Illog

Kamis, 17 November 2011 12:39 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Kapolisian Resor (Polres) Rokan Hilir kini memburuh tiga orang yang diduga menjadi dalang di balik pembalakan liar di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau.

"Sudah ada tiga nama yang diduga terlibat," kata Kapolres Rohil, AKBP Auliansyah Lubis, Kamis (17/11).

Menurut Auliansyah, tiga orang yang diduga pelaku pembalakan liar merupakan toke kayu. Dua diantaranya adalah warga Bagan Batu, Rohil. Sedangkan, seorang lagi toke kayu di Medan, Sumatera Utara.

"Kami tidak akan pandang bulu untuk menuntaskan kasus ini," ujar Kapolres.

Polres Rohil menyita sekitar 3.000 tual kayu ilegal di lima lokasi saat operasi rahasia pada Rabu (16/11) lalu. Tempat tersebut antara lain berada di Kecamatan Kubu, dua lokasi di Kecamatan Simpang Kanan, dan dua sisanya di Kecamatan Bagan Sinembah.

Selain menyita kayu, Auliansyah mengatakan polisi juga menyita lima mesin pengolahan (sawmill) dari lima lokasi pembalakan liar. Nilai barang bukti diperkirakan lebih dari Rp3 miliar.

Modus pembalakan liar adalah dengan menebangi kayu di hutan dan dibawa melalui kanal. Para pelaku pembalakan liar menjalin ribuan kayu gelondongan berdiameter 60 centimeter itu menjadi rakit. Sebuah rakit terdiri dari tiga batang kayu yang panjangnya sekitar dua meter.

Polisi menduga hasil pembalakan liar itu akan dibawa ke Malaysia, dan sebagian lagi beredar di Rohil dan Medan, Sumatera Utara.

Ribuan kayu ilegal tersebut kuat dugaan merupakan hasil pembalakan liar di kawasan konservasi Suaka Margasatwa Senepis. Lokasi tersebut merupakan hutan gambut yang menjadi habitat asli bagi Harimau Sumatera.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026