
Warga Kampar Tuntut Perbaikan Jalan

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Desa Tertinggal (Gema-DT) berunjuk rasa di gedung DPRD Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (15/11).
Mereka mendesak agar Pemprov Riau segera memperbaiki jalan yang hingga kini rusak parah di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
"Tolong aspirasi kami didengarkan, segera perbaiki jalan yang rusak parah," kata kordinator lapangan aksi, Boby Libra.
Ratusan warga bertahan di tangga depan pintu masuk gedung DPRD Riau. Sementara itu, Pemprov Riau dan anggota dewan yang terhormat tetap menggelar rapat paripurna di dalam gedung.
Para demonstran menuntut Pemprov Riau mengambil alih untuk memperbaiki jalan sepanjang 100 kilometer di Kampar Kiri Hulu. Jalan itu melintasi daerah Lipat Kain-Lubuk Gaung-Batu Sasak-Batas Provinsi Sumatera Barat. Mereka mengatakan Pemprov Riau berkewajiban untuk memperbaikinya karena jalan itu berstatus jalan provinsi.
"Jalan itu merupakan akses vital yang menghubungkan 14 desa, dan terdapat 5.000 orang tinggal di sekitarnya," ujarnya.
Menurut dia, baru sekali ada perbaikan di jalan itu namun itu pun belum tuntas.
"Sekarang jalan itu penuh lubang dan jadi kubangan lumpur pada musim hujan," ujar Boby.
Aksi tersebut berjalan tertib dan dengan pengamanan ketat pihak kepolisian dan Satpol PP.
*Kontributor Ganda Wibowo (Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Riau)
Pewarta : ANTARA News
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

