Logo Header Antaranews Riau

Dahan Iskan tinggalkan setumpuk program kelistrikan

Rabu, 19 Oktober 2011 21:36 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Serikat Pekerja PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyatakan, kepergian Dahlan Iskan, "sang piawai korporasi" menduduki jabatan Menteri Badan Usaha Milik Negara, telah meninggalkan "setumpuk" program kelistrikan.

"Program tersebut diantaranya pembangunan pembangkit mulai dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) hingga Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang telah dan akan dibangun di sejumlah wilayah tanah air demi mengatasi keterbatasan daya kelistrikan secara nasional," demikian Ketua Serikat Pekerja (SP) PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR), Suhatman di Pekanbaru, Rabu.

Untuk Riau sendiri, kata Suhatman, yang juga menjabat sebagai Manajer Humas PLN WRKR, Dahlan meninggalkan lima program kelistrikan. Diantaranya yakni penyewaan PLTD Pekanbaru berkapasitas 40 Mega Watt (MW) yang "progress"nya sudah beroperasi pada Oktober tahun 2011 ini.

Selanjutnya diuraikan Suhatman, yakni penyewaan Pembangkit Lintrik Tenaga Gas (PLTG) di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu berkekuatan 20 MW yang ditargetkan akan mulai beroperasi pada Februari 2012 mendatang.

"Kemudian ada juga penyewaan dua PLTD di Kota Dumai, masing-masing berkekuatan daya 30 dan 10 MW yang ditargetkan mulai beroperasi pada November dan Desember 2011. Terus penyewaan PLTD di pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu sebesar 2 MW dan baru saja beroperasi namun masih belum maksimal," katanya.

Semua program yang ditinggalkan Dahlan Iskan tersebut, baik yang telah dan belum beroperasi secara optimal, menurut Suhatman ,masih butuh kepiawaian seorang Dahlan Iskan.

"Kami hanya mencoba untuk terus melanjutkan, karena program Pak Dahlan adalah programnya PLN secara nasional," ujarnya.

Suhatman mengatakan, pihaknya berharap siapa pun pengganti Dahlan Iskan sebagai Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) akan mampu memberikan kontribusi baik terhadap karyawan maupun masyarakat yang merupakan pelanggan PLN.

"Kami selaku karyawan yang tergabung dalam serikat pekerja juga berharap, nantinya akan muncul program-program berkelanjutan yang dapat lebih mensejahterakan karyawan dan masyarakat," demikian Suhatman.

Penelusuran ANTARA, selain lima item yang disebutkan Suhatman, Dahlan Iskan juga telah menuntaskan beberapa program kelistrikan lainnya. Seperti "Sejuta Penyambungan", naik daya gratis dan penerapan sistem listrik prabayar yang kabarnya juga dilengkapi dengan sistem "anti pencurian pulsa". Di Riau sendiri, tiga program ini berjalan cukup baik.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026