Logo Header Antaranews Riau

Kapolresta: Sistem Keamanan BRI Lemah

Rabu, 28 September 2011 16:41 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARAriau News) - Kapolres Kota Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar menilai salah satu faktor pendukung terjadinya perampokan di Kantor BRI Unit Payung Sekaki disebabkan lemahnya sistem keamanan dari bank.

"Sistem keamanan BRI sangat lemah," kata Adang di Pekanbaru, Rabu (28/9).

Sebelumnya, kawanan perampok menyatroni Kantor BRI Unit Payung Sekaki Pekanbaru pada Sabtu (24/9) dini hari.

Perampok dengan mudah masuk dari lantai dua kantor yang berada di sebuah rumah toko dan melumpuhkan seorang penjaga keamanan. Berdasarkan pemeriksaan internal BRI, jumlah uang tunai yang digondol perampok dari brankas berjumlah Rp328 juta.

Menurut Adang, kelalaian pihak bank adalah kurang memperhatikan sistem keamanan di kantor unitnya. Standar keamanan kantor unit BRI dinilai sangat rendah mulai dari perangkat yang digunakan, maupun dari segi sumber daya manusia.

"Kantor Unit BRI Payung Sekaki tak dilengkapi sistem alarm yang memadai, tak ada kamera pengawas atau CCTV dan hanya ada seorang petugas keamanan yang tak pernah mendapat pelatihan dari kepolisian," katanya.

Hal tersebut diakuinya sangat disayangkan karena Kantor Unit BRI sebelumnya juga pernah mengalami kerampokan dengan modus serupa pada tahun 2007.

"Dengan lemahnya sistem keamanan dan terjadi perampokan, tentu yang akhirnya dirugikan adalah bank sendiri dan bisa menurunkan kredibilitas BRI," ujarnya.

Ia mengatakan, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Adang mengatakan belum ada indikasi keterlibatan orang internal bank dalam kasus perampokan itu.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026