
Cuaca Ekstrim Di Dumai Picu Diare

Dumai, 25/6 (ANTARA) - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau menjadi pemicu tingginya angka penderita diare di wilayah Dumai akibat berkurangnya daya tahan tubuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir, Riau Muhammad Junaidi dihubungi di Dumai, Sabtu, mengharapkan warga agar memperhatikan asupan gizi serta memperhatikan kebersihan makanan agar terhindar dari penyakit tersebut.
"Dari catatan kami, kasus diare di Rokan Hilir pada 2011 akan mengalami peningkatan yang cukup drastis. Setiap bulannya mencapai ribuan kasus," katanya.
Junaidi menjelaskan, untuk bulan Januari 2011, tercatat ada sebanyak 1.488 kasus diare. Sementara Februari, 1.324 kasus, Maret, 1.577 kasus, dan April mencapai 1600 kasus," urainya.
Untuk itu, sebaiknya masyarakat terus berupaya menjaga daya tahan tubuh dengan berpola hidup sehat, karena diare dapat mudah menyerang tubuh manusia yang lemah terlebih di cuaca ekstrem seperti sekarang.
"Pencegahan diare merupakan salah satu upaya yang baik dilakukan guna menghindari gejala diare secara efektif. Selain menjaga stamina, sebaiknya juga pola makan dijaga," katanya.
Selain itu, kata Junaidi, bagi masyarakat yang mengalami gejala diare seperti mencret atau keseringan buang air besar, sebaiknya segera mendatangi pusat-pusat kesehatan masyarakat.
"Hal ini penting untuk menghindari diare kronis," ujarnya.
Diare kronis menurut Junaidi, dapat ditandai dengan seringnya buang air besar yang berlanjut sampai lebih dari tiga minggu hingga mengharuskan seseorang untuk buang air setidaknya tiga kali sehari.
"Jumlah 'feces' yang dihasilkan pun bisa mencapai 4,5 liter dan ini bisa menyebabkan komplikasi lain seperti dehidrasi dan lainnya," kata Junaidi.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

