Logo Header Antaranews Riau

Warga Sakai Yang Sakit Terpaksa Ditandu Motor

Senin, 16 Mei 2011 17:01 WIB
Image Print

Pekanbaru, 16/5 (ANTARA) - Warga Dusun Tuo Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, yang menderita sakit akhirnya dibawa keluar dari kampung mereka dengan cara ditandu motor dan dirawat di rumah sakit.

"Ada tiga orang warga Talang Mamak yang bermukim di Datai yang sedang sakit kami bawa keluar dengan cara ditandu pakai sepeda motor melalui lintas darat, sebab jalur sungai tidak memungkinkan," kata seorang aktivis LSM di Inhu, Argus Yandra di Rengat, Senin.

Argus bersama ANTARA pada pekan lalu (4-9 Mei 2011) selama lima hari berada di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), selain memberikan bantuan dalam program ANTARA Membaca yakni, buku-buku cerita sebagai bahan bacaan anak-anak Talang Mamak yang berada di TNBT juga menyalurkan bantuan dari Pemkab Inhu berupa pakaian, selimut dan tikar.

Dari pantauan ANTARA di beberapa perkampungan di tepi sungai Gansal, sungai yang membelah TNBT, banyak ditemukan warga yang sakit, ibu hamil dan anak yang kekurangan gizi.

Kondisi terparah terdapat di Dusun Tuo Datai, daerah paling terisolir di TNBT. Di dusun tersebut terdapat beberapa warga yang sakit parah dengan gejala batuk, sesak nafas dan demam.

Menurut Argus, kondisi banyaknya warga yang sakit di Datai yang telah diberitakan ANTARA, menyebabkan Pemkab Inhu turun tangan dan mengirimkan tim kesehatan ke pemukiman warga asli Riau itu.

"Saya juga ikut ke Datai dengan memakai motor merambah belukar menjemput warga yang sakit pada Ahad (15/5) kemarin," katanya.

Ia mengatakan, dari empat warga yang sakit parah, tiga orang diantaranya dibawa ke RSUD di Pematang Reba, Inhu yakni Mardi (30), Teman (60) dan Tutut (62).

Sedangkan seorang lagi yakni Sainak (30) ibu beranak lima, mengingat kondisi sakitnya yang sudah sangat parah terpaksa tidak dibawa ke Rengat.

"Kondisi Sainak sangat tidak memungkinkan untuk dibawa keluar. Sakitnya sudah sangat parah, sementara jalan darat yang ditempuh medannya juga sangat sulit," ungkap Argus.

Untuk menuju Dusun Tuo Datai, jika melalui jalur sungai dengan mengarungi sungai Gansal selama dua hari. Sedangkan jalan lintas darat dapat ditempuh mellaui kabupaten tetangga yakni masuk dari Simpang Pendowo Lima, Desa Kerintang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir.

Medan jalan darat yang hanya dapat dilewati dengan kendaraan sepeda motor sekitar lima jam kondisinya sangat buruk, selain jalan berlubang-lubang juga melewati jalan setapak di tengah lebatnya hutan belukar.
"Walau medan jalan berat, tapi ketiga warga dapat juga kami bawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Mereka terpaksa kami tandu dan bahkan digendong di atas motor," ujar Argus perihal sulitnya membawa warga yang sakit keluar dari pemukiman mereka.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026