Bioskop ditutup karena virus corona, penggemar film dapat nonton melalui internet

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara, film ,corona

Bioskop ditutup karena virus corona, penggemar film dapat nonton melalui internet

Warga melintas di depan stasiun Hankou yang ditutup di Wuhan, Provinsi Hubei, Kamis (23/01/2020). Pemerintah China memutuskan untuk mengisolasi Kota Wuhan, tempat awal virus berasal. China menangguhkan semua transportasi dari dan ke kota berpenduduk 11 juta orang itu. Tidak hanya bus dan kereta, penerbangan juga ditangguhkan. (ANTARA FOTO/China Daily via REUTERS/pras)

Beijing (ANTARA) - Penggemar film China dapat menyaksikan pemutaran perdana sebuah komedi yang telah dinanti-nanti, setelah sebuah kontrak senilai 630 juta yuan (sekitar Rp1,2 triliun) ditandatangani untuk merilis film tersebut melalui internet, karena kekhawatiran akan virus corona tipe baru yang mematikan telah menjauhkan orang dari bioskop.

Huanxi Media Group yang terdaftar di Hong Kong, mengumumkan pada Jumat, sebuah kesepakatan dengan Beijing Bytedance Network untuk menayangkan film baru berjudul "Lost in Russia" pada media daring Bytedance.

Baca juga: Masyarakat diimbau untuk tidak panik terkait penyebaran virus corona

Bytedance, yang memiliki aplikasi berbagi video TikTok dan Jinri Toutiao, mengatakan pihaknya telah mengamankan kesepakatan agar penggemar film dapat menonton "Lost in Russia" secara gratis di aplikasi-aplikasinya---sebagai upaya mengurangi risiko penyebaran virus melalui pertemuan yang sifatnya publik.

"Film ini akan menepati janji untuk menemui penggemarnya pada 25 Januari, tetapi tempat pertemuan bukan di bioskop melainkan lewat ponsel dan televisi anda," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Jinri Toutiao.

Harga saham Huanxi Media naik 30 persen setelah perjanjian kerja sama itu diumumkan.

Baik ByteDance maupun Huanxi tidak menanggapi permintaan komentar atas perjanjian mereka.

China telah meningkatkan upaya untuk membatasi penyebaran virus corona, yang telah menewaskan 25 orang dan menginfeksi lebih dari 800 lainnya, dengan menangguhkan transportasi umum di 10 kota dan pertemuan publik tidak dianjurkan di seluruh negeri.

Selama libur Tahun Baru Imlek yang berlangsung sepekan biasanya penonton berbondong-bondong ke bioskop dan distributor mengambil keuntungan dari peluncuran film dalam jumlah besar, tetapi pemutaran perdana setidaknya tujuh film, termasuk "Lost in Russia", ditunda.

Baca juga: Korban meninggal akibat virus corona bertambah jadi 25 orang

Baca juga: China alokasikan dana hampir Rp2 triliun untuk kendalikan wabah virus corona


Sumber: Reuters

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar