Inilah alasan sebenarnya "Sri Asih" difilmkan setelah "Gundala"

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,gundala,film gundala,berita film terbaru

Inilah alasan sebenarnya "Sri Asih" difilmkan setelah "Gundala"

Poster karakter Sri Asih (Instagram.com/jokoanwar)

Jakarta (ANTARA) - Produser Screenplay Pictures, Wicky V. Olindo mengemukakan alasan "Sri Asih" dijadikan film kedua dalam Jagat Bumilangit karena sosok pahlawan super itu mewakili kekuatan kaum wanita atau girl power.

"Kita pengin ada pergantian dari Gundala dan kita penginnya wanita dan Sri Asih ini akan mewakili female, girl power. Kalau kita langsung lompat ke Godam, tidak akan ada variasi yang beda. Jadi Sri Asih dulu baru Godam," kata Wicky ditemui saat premier film "Gundala" di Jakarta, Rabu.

Baca juga: "Dark Phoenix", film "X-Men" miliki pendapatan terendah

Sri Asih nantinya akan diperankan oleh Pevita Pearce. Menurut Wicky, pemeran "Sebelum Iblis Menjemput" itu sangat mewakili sosok Sri yang cantik dan memiliki karakter yang kuat.

"Sri Asih tokohnya harus cantik, menarik dan punya kekuatan karakter. Karakter itu dari sisi aura, bentuk muka dan Pevita sangat cocok untuk jadi seorang jagoan apalagi Pevita aktingnya bagus dan dia punya dedikasi yang tinggi untuk latihan," jelas Wicky.

Dia melanjutkan, "Jangan bayangin Pevita seperti look aslinya, dia pasti bisa jadi bunglon. Memang dia ada darah indo-nya, tapi menurut kita dia enggak terlalu bule, dia bisa dapat look-nya Indonesia."

"Sri Asih" rencananya tayang pada 2020, saat ini Pevita sedang melakukan berbagai latihan bela diri bersama Uwais Tim, fight choreographer milik Iko Uwais.

"Sekarang lagi pra produksi. Dia (Pevita) latihan sudah dari Desember bersama Uwais Tim dan dedikasinya tinggi," ujarnya.

Baca juga: Film "Gundala" sebagai tolok ukur kesuksesan film superhero lokal

Baca juga: Film "Toy Story 4" raup penghasilan lampaui 1 miliar dolar


Pewarta : Maria Cicilia