
Meski Tersingkir di Wujiang, Penampilan Srondeng Dipuji Pelatih

Jakarta (ANTARA) - Asisten pelatih tim panjat tebing disiplin lead dan boulder Indonesia Sholikhin menilai atlet nomor lead Putra Tri Ramadani sudah berjuang maksimal dalam World Climbing Series Wujiang 2026 meski akhirnya gagal lolos ke final.
Menurut Solikhin, atlet yang akrab disapa Srondeng itu menunjukkan perkembangan positif serta membuka harapan besar sejak babak kualifikasi sebelum terhenti di semifinal pada Sabtu.
"Saat semifinal dia sudah sangat rileks, memanjat dengan enjoy, tetapi saat masuk di bagian yang krusial memang agak sedikit panik dan pegangannya kurang pas hingga akhirnya jatuh," kata Sholikhin saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.
Baca juga: Panjat Tebing Andalkan Atlet Muda di SEA Games 2025
Dia menjelaskan, penampilan Srondeng secara keseluruhan patut diapresiasi karena atlet muda itu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya saat bersaing dengan para pemanjat elite dunia.
Sholikhin menyatakan kegagalan menembus final bukan berarti karena tampil buruk, melainkan ada faktor kecil yang memengaruhi hasil akhir ketika menghadapi rute dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
"Secara keseluruhan Putra Tri sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi memang belum rezekinya untuk menjadi finalis di World Cup Wujiang ini," ujar dia.
Sholikhin menambahkan hasil di Wujiang menjadi modal penting untuk evaluasi menghadapi seri berikutnya, sehingga Srondeng dapat tampil lebih tenang pada momen-momen menentukan.
Ia juga berharap pengalaman di Wujiang dapat memompa kepercayaan diri Srondeng untuk meraih hasil lebih baik pada turnamen internasional selanjutnya.
Setelah menempati peringkat keempat di babak kualifikasi, Jumat (8/5), Srondeng harus menghentikan langkahnya di semifinal setelah hanya menempati peringkat sembilan dari 24 peserta.
Srondeng membukukan skor 36+ setara dengan pemanjat Jepang Neo Suzuki, tapi berakhir satu strip di bawah pesaingnya itu yang memperoleh peringkat lebih baik di fase kualifikasi sebagai tiebreaker.
Baca juga: Putra Tri Ramadani Tembus Final IFSC Climbing World Cup Koper 2025
Kegagalan Srondeng membuat Indonesia tanpa wakil di final nomor lead putra maupun putri Seri Wujiang, sebab atlet putra lainnya Raviandi Ramadan serta dua pemanjat putri Sukma Lintang Cahyani dan Alma AriellaTsany tak mampu melewati babak kualifikasi.
Indonesia masih akan berlaga di nomor speed, yang dijadwalkan menggelar babak kualifikasi hingga final pada Minggu (10/5).
Indonesia diwakili Veddrriq Leonardo, Kiromal Katibin, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, dan Raharjati Nursamsa untuk sektor putra. Sedangkan putri diwakili oleh Desak Made Rita, Kadek Adi Asih, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi.
Pewarta : Donny Aditra
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

