"The Lion King" berhasil pecahkan rekor tertinggi film Disney

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara

Salah satu adegan film "The Lion King" (ANTARA News/Disney)

Jakarta (ANTARA) - "The Lion King" membuka rekor tertinggi di akhir pekan box office Amerika Utara dengan meraih 185 juta dolar, sedangkan untuk pendapatan global, film arahan Jon Favreau ini berhasil meraup 531 juta dolar.

Menurut laporan The Hollywood Reporter, Senin, "The Lion King" mencetak rekor peluncuran domestik terbesar yang pernah ada untuk film PG dan terbesar kesembilan untuk film jenis apapun, belum lagi rekor untuk rilisan Disney di luar Marvel Studios dan Lucasfilm.

Baca juga: "Uka-Uka The Movie: Nini Tulang", film terakhir Torro Margens dan Shapira Indah

Film ini juga mengalahkan "Harry Potter" yang hanya mendapat 169,2 juta dolar pada minggu perdananya yang sama-sama dirilis bulan Juli.

Di luar negeri, "The Lion King" menghasilkan 269,4 juta dolar selama akhir pekan yang terdiri dari 52 pasar dan menjadi yang nomor satu di Rusia, Australia dan seluruh wilayah Amerika Latin.

Jika dibandingkan dengan film remake Disney lainnya, "The Lion King" juga menjadi juaranya. "Beauty and the Beast dibuka dengan 175 juta dolar pada 2017, "Alice in Wonderland" 116 juta dolar di 2016.

Sebelumnya di musim panas ini, "Aladdin" hanya mampu mendapat 91,5 juta dolar. Sementara "Dumbo" mengalami kekecewaan besar.

Sementar itu, akhir pekan ini Disney Studio juga merayakan kemenangan "Avengers: Endgame" yang mampu melampaui "Avatar" sebagai film terlaris sepanjang masa di box office global.

"Spide-Man: Far From Home" yang diproduksi oleh Sony dan Marvel Studios, akhir pekan ini turun peringkat di posisi dua dengan angka 21 juta dolar. Namun, film tersebut sudah melampaui angka 300 juta dolar untuk wilayah domestik dan mendekati 1 miliar dolar secara global.

Baca juga: Besok, film "Avengers: Endgame" versi baru tayang di Indonesia

Baca juga: Film "Spider-Man: Far From Home" untung besar di Hari Kemerdekaan AS


Penerjemah: Maria Cicilia

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar