
FKIP Unri Hasilkan 433 Calon Guru

Pekanbaru,3/10 (ANTARA) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (UNRI) kembali mencetak 433 orang calon tenaga guru dari berbagai program studi di fakultas tersebut.
"Kendati setiap tahun FKIP UNRI mencetak banyak calon tenaga guru, tetapi sejauh ini tidak ada yang menganggur," kata dekan FKIP UNRI Prof Isjoni usai wisuda di Pekanbaru, Minggu.
Sarjana dari 15 program studi di FKIP UNRI itu dilantik pada acara wisuda ke-86 di perguruan tinggi tersebut. FKIP UNRI setiap menghasilkan ratusan sarjana kependidikan.
Dia menerangkan, penyebab terjadinya penyerapan para lulusan ini dikarenakan banyaknya sekolah-sekolah baru, baik negeri maupun swasta yang membutuhkan tenaga guru.
"Saya perkirakan sarjana FKIP dalam berbagai program studinya sejauh ini tidak ada yang menganggur," tambahnya.
Dikatakan Isjoni, saat ini Provinsi Riau masih kekurangan guru sekitar lima ribu orang. Jumlah ini diperkirakan akan mengisi kekosongan guru baik untuk sekolah swasta maupun negeri.
Ini belum lagi kekurangan guru yang disebabkan banyaknya guru yang memasuki masa pensiun setiap tahun, kata Isjoni yang juga Ketua PGRI Riau tersebut.
"Kekurangan guru tidak hanya terjadi di Riau tetapi juga di Provinsi lain. Tamatan FKIP UNRI jangan takut tidak mendapat pekerjaan karena peluang menjadi tenaga pendidik sangat besar," katanya.
Isjoni mengharapkan, para lulusan yang diwisuda ini jangan puas dengan pendidikan S1, tetapi juga harus bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
"Untuk menjadi guru, minimal harus pendidikan S1, tetapi jika alumni ingin menjadi dosen syarat minimal kualifikasi yang dibutuhkan harus pendidikan S2," katanya.
Oleh karena itu, kalau ada kesempatan belajar mari lanjutkan program pascasarjana, dan FKIP sendiri sudah membuka banyak program studi S2, demikian Isjoni.
Pewarta : Vera Lusiana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

