Final NBA Seru, Warrior perpanjang nafas dengan kemenangan tipis dari Raptors

id Golden State Warriors,Final NBA,Toronto raptors,NBA Final game 5,stephen curry,klay thompson

Stephen Curry merayakan kemenangan timnya Golden State Warriors atas Toronto Raptors dalam gim kelima Final NBA yang dimainkan di Air Canada Centre, Toronto, Kanada, Selasa (11/6/2019) pagi WIB. (twitter.com/NBA)

Jakarta (ANTARA) - Ini disebut final NBA terseru pascaera Michael Jordan. Golden State Warriors memperpanjang nafas mereka di Final NBA berkat kemenangan 106-105 atas TorontoRaptors pada gim kelima yang dimainkan di Air Canada Centre, Toronto, Kanada, Selasa pagi WIB.

Dengan hasil ini, keunggulan Toronto menipis menjadi 3-2 dalam seri best-of-seven. Seri ini pun akan dilanjutkan dengan gim keenam yang dimainkan di Oracle Arena, Oakland, pada Jumat pagi WIB, seperti dilansir laman resmi NBA.

Pertandingan dimulai dengan baik oleh sang juara bertahan Warriors. Bintang mereka Kevin Durant yang telah absen sejak 8 Mei tampil untuk pertama kalinya dan mengemas 11 poin pada kuarter pertama.

Sayangnya situasi positif bagi Durant tidak bertahan lama. Pada awal kuarter kedua, Durant terduduk di lapangan dan dinyatakan tidak dapat meneruskan permainan.

Meski kehilangan Durant, Warriors mampu menutup kuarter tersebut dengan skor 62-56. Warriors juga tidak mengendurkan tekanan saat memulai babak kedua, dan membuka keunggulan 12 poin pada awal kuarter ketiga.

Baca juga: Durant cedera lagi di Final NBA, dipastikan terkena achilles

Pada kuarter keempat, Raptors berupaya bangkit. Setelah hanya mengemas satu poin pada kuarter keempat, Kawhi Leonard membukukan sepuluh poin beruntun bagi Raptors untuk membawa timnya memimpin enam poin.

Lemparan tiga poin dari Klay Thompson membawa Warriors memimpin saat laga tinggal berlangsung dua menit. Guard Raptors Kyle Lowry kemudian kehilangan bola, dan Stephen Curry mampu memaksimalkan peluang dengan lemparan tiga poin.

Thompson kemudian kembali melepaskan tembakan tiga poin untuk membawa Warriors memimpin tiga poin saat waktu tinggal menyisakan 56,6 detik.

Keunggulan Warriors terpangkas menjadi satu poin ketika DeMarcus Cousins dinyatakan melakukan goaltending terhadap tembakan Lowry. Situasi semakin memburuk bagi Warriors saat Cousins dinyatakan melakukan pelanggaran lainnya untuk membuat Toronto mendapat bola saat waktu tinggal menyisakan 15,7 detik.

Leonard mendapatkan bola, namun ia segera dikawal dua orang, maka ia mengoper bola ke Fred VanVleet. VanVleet memberikan kepada Lowry yang berada di sudut lapangan, di mana ia berusaha melepaskan tembakan tiga poin yang gagal masuk ke dalam ring.

Stephen Curry menjadi pemain tersubur di pertandingan ini dengan 31 poin, sedangkan Thompson dan Leonard masing-masing mengukir 26 poin.

Baca juga: LA Lakers belum dapat pengganti Magic Johnson

Baca juga: Kevin Durant kemungkinan absen di dua gim awal final Barat
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar