Inovasi Bakpia, Kuliner Tradisional Rasa Internasional

id bakpia,kuliner tradisional

Inovasi Bakpia, Kuliner Tradisional Rasa Internasional

Arsip foto. Pembuatan Bakpia. (Antara News)

Yogyakarta (Antaranews Riau) - Kue mungil bernama Bakpia memang sudah melegenda, terkenal sebagai panganan tradisional asal Yogyakarta. Kini, para produsen bakpia di Kampung Sanggrahan, Pathuk, Yogyakarta, mengembangkan inovasi bakpia dengan beberapa varian rasa baru.

Hasilnya adalah bakpia dengan rasa internasional karena berisi teh hijau (green tea matcha) dan ada juga ubi ungu.

"Inovasi yang kita kembangkan saat ini dari pilihan rasa, sekarang ada tambahan rasa seperti green tea matcha dan ubi ungu" kata Ruri, pemilik "Bakpia Anda" saat ditemui di sentra industri bakpia, di Kampung Sanggrahan, Pathuk, Yogyakarta, Selasa.

Baca juga: Rendang Payakumbuh Bisa Kuasai Pasar Arab Saudi, Bagaimana Caranya?

Bakpia Anda khas Yogyakarta. (Foto dok. Bakpia Anda/facebook)


Ruri mengatakan sebelumnya ia dan beberapa karyawannya hanya memproduksi beberapa varian rasa saja seperti kacang hijau, keju, dan cokelat. Tetapi saat ini, menurut dia, rumah produksinya telah memproduksi varian rasa lainnya seperti green tea matcha dan ubi ungu.

"Inovasi rasa bakpia ini kita kembangkan karena mengikuti tren pasar yang ada," kata dia.

Dalam sehari, ia mengaku mampu memproduksi rata-rata 30 hingga 50 kotak bakpia dengan omzet hingga Rp1.000.000 per hari. "Hari biasa kita memproduksi 30 hingga 50 kotak, kalau hari libur biasa 3 sampai 4 kali lipatnya," kata dia.

Ia menyebutkan bakpia dijual dengan harga Rp22.000 hingga Rp35.000 per kotak, tergantung dari pilihan rasa konsumen.

"Saat ini kita telah memasarkan bakpia dengan memasok ke tujuh toko yang ada di Solo dan tiga toko yang ada di Yogyakarta," kata Ruri yang telah memproduksi bakpia selama 30 tahun ini.

Baca juga: Perang Air Selatpanjang Akan Tercatat di Museum Rekor Indonesia

Arsip foto. Pengepakan Bakpia khas Yogyakarta. (Antara News)


Sementara itu, Yani, produsen "Bakpia Annur 716" mengatakan hal yang sama dalam pengembangan inovasi bakpia dengan rasa terbaru.

"Tadinya cuma ada rasa kacang hijau dan cokelat, tetapi sekarang ada rasa strawberry, durian, green tea, dan kumbu hitam," kata Yani, yang mengaku menjual bakpia hingga 100 kotak per harinya ini.

Dalam berinovasi, dia mengatakan telah melakukannya sejak tahun 2003 awal dibukanya "Bakpia An-nur 716". "Inovasi sudah banyak kita lakukan mulai dari meningkatkan kualitas rasa hingga mengembangkan varian rasa," kata dia.

Ia menyebutkan dalam penjualan bakpia, semua rasa dijual dengan harga yang sama yaitu Rp15.000 per kotak untuk isi 15 dan Rp20.000 per kotak untuk isi 20.

Sedangkan untuk promosi penjualan, Yani mengaku selain pelanggan datang langsung ke tempat produksinya, ia juga menggunakan media sosial facebook dan instagram.

Ia berharap ke depan akan mampu meningkatkan penjualannya dan juga mengembangkan berbagai rasa baru lainnya.

Baca juga: Penonton sangat Antusias, Tiket Konser "Monokrom" Tulus Ludes terjual

Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar