Objek wisata Tanah Lot Bali mulai ramai dikunjungi wisatawan
Wisatawan domestik menikmati pemandangan saat liburan Idul Adha 1441H di masa Adaptasi Kebiasaan Baru tahap II di obyek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, Sabtu (1/8/2020). Obyek wisata tersebut mulai dikunjungi wisatawan dari luar Pulau Bali dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 meskipun jumlahnya masih sedikit. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/wsj.)
Koresponden Antara di lokasi wisata itu, Minggu, melaporkan para wisatawan yang mengunjungi Tanah Lot bersama keluarga terlihat bermain-main di pinggir pura yang terdapat ditengah pantai sambil berswafoto.
Baca juga: Duh, banyak wisatawan di Sulawesi Tengah abaikan protokol kesehatan
Humas DTW Tanah Lot, I Made Budiarta, mengatakan sejak dibukanya pintu gerbang pariwisata yang memperbolehkan wisatawan domestik untuk berkunjung dan berlibur ke Bali pada 31 Juli lalu, tercatat ada 1.500 wisatawan yang datang ke Tanah Lot.
Pada Sabtu (1/8), jumlah wisatawan yang tiba dan menikmati libur Idul Adha di Tanah Lot tercatat 750 pengunjung.
"Untuk mencegah penularan virus COVID-19, pengunjung wajib memenuhi standar protokol kesehatan," ujarnya.
Dengan kembalinya wisatawan domestik diperbolehkan mengunjungi Pulau Bali, pihaknya optimistis kedepannya jumlah wisatawan domestik yang berlibur ke Bali, khususnya ke Tanah Lot akan terus meningkat.
"Peningkatan tersebut terjadi dikarenakan penerbangan untuk wisatawan domesik sudah terbuka," ucapnya.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mulai membuka kembali lima destinasi/tujuan wisata di kabupaten setempat yang ditutup sejak 22 Maret 2020 akibat pandemi COVID-19, di antaranya Tanah Lot di Kediri dan Pura Ulundanu di kawasan Danau Beratan, Bedugul.
Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Eka yang ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan sertifikat kelayakan serta pemukulan kentongan, di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Ulundanu Beratan, Baturiti, 31 Juli 2020.
Tiga destinasi wisata lainnya adalah DTW Kebun Raya Eka Karya, The Blooms Garden Baturiti, dan DTW Jatiluwih, Penebel.
Bupati Tabanan menjelaskan, dibukanya destinasi wisata ini diharapkan mampu menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat di Kabupaten Tabanan, dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau Tatanan Kehidupan Era Baru.
Baca juga: Riau bangkitkan pariwisata di masa pandemi dengan "Gerakan BISA", begini penjelasannya
Baca juga: Ratusan turis lokal kunjungi Pulau Angso Duo Pariaman saat normal baru
Pewarta : Naufal Fikri Yusuf/Pande Yudha
Pewarta : Naufal Fikri Yusuf/Pande Yudha
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semarak Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026, Kemenkum Riau Gelar Car Free Day Penuh Edukasi dan Inovasi
19 jam lalu
Gaungkan Kesadaran KI, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Podcast Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026
24 April 2026 13:39 WIB
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Festival Sampan Layar di Meranti dorong pelestarian budaya dan geliat ekonomi lokal
06 December 2025 21:08 WIB
Festival Sampan Layar di Meranti siap digelar, 25 tim dari dua kabupaten akan berlaga
03 December 2025 22:43 WIB