Pebalap NASCAR diskors karena ucapan rasial saat balap virtual
Selasa, 14 April 2020 6:00 WIB
Pebalap NASCAR Kyle Larson (ANTARA/AFP/Christian Petersen)
Jakarta (ANTARA) - Pebalap NASCAR Kyle Larson diskors dari balapan setelah melontarkan ucapan rasial saat mengikuti balapan virtual yang disiarkan langsung pada Minggu.
"NASCAR memprioritaskan keragaman dan inklusif, dan tidak akan menoleransi jenis bahasa yang digunakan Kyle Larson pada ajang iRacing pada Minggu," demikian pernyataan NASCAR seperti dikutip AFP.
"Pedoman Perilaku Anggota kami telah jelas mengenai hal tersebut, dan kami akan menegakkan panduan-panduan itu untuk memelihara lingkungan inklusif bagi segenap industri dan basis penggemar kami," tambahnya.
Larson sendiri merupakan sosok yang diuntungkan dengan bertambahnya keragaman di olahraga otomotif tersebut.
Ibunya berdarah campuran Jepang-AS dan ia memulai karier balapnya dengan tampil di balapan rute pendek, untuk kemudian dapat berkompetisi di NASCAR melalui program "Drive for Diversity."
Pebalap 27 tahun itu telah mengunggah video permintaan maaf dan menayangkannya melalui media sosial.
"Saya ingin menyatakan saya meminta maaf. Semalam saya melakukan kesalahan dan mengatakan kata yang mestinya tidak pernah dikatakan. Tidak ada alasan," tuturnya.
Larson meminta maaf kepada keluarganya, rekan-rekan sejawat, dan komunitas Afrika-Amerika.
Sebelum NASCAR menskors Larson, timnya Chip Ganassi Racing Team telah lebih dulu menskornya tanpa memberi gaji.
"Kami sangat kecewa dengan apa yang Kyle katakan tadi malan pada ajang iRacing. Kata-kata yang ia pakai merupakan kata-kata yang menyerang dan tidak dapat diterima," demikian pernyataan tim.
Larson ambil bagian pada balapan virtual persahabatan Monza Madness iRacing pada Minggu malam waktu setempat.
Balapan-balapan virtual memberi kesempatan kepada para penggemar untuk dapat menyaksikan para pebalap favoritnya, di tengah pandemi COVID-19.
Ia kemudian kedapatan mengucapkan kata rasis, yang kemudian tersiar ke seantero negeri akibat tayangan balapan virtual itu disiarkan langsung.
Bukan yang pertama
Larson bukan merupakan pebalap NASCAR pertama yang tersangkut kontroversi saat menjalani balapan virtual.
Pada pekan lalu kontrak Bubba Wallace dengan sponsornya, ketika ia meninggalkan balapan virtual akibat disalip oleh pebalap lain. Ajang itu juga disiarkan langsung ke seluruh penjuru AS.
"Anda tahu bahwa Anda tidak mensponsori pebalap NASCAR, Anda mensponsori seseorang seperti putra saya yang berusia 13 tahun, yang merusak joystick untuk memainkan permainan, di mana ia membangun rumah-rumah," kata pejabat eksekutif Blue-Emu, yang merupakan sponsor Wallace.
Baca juga: Rossi menikmati debut di balapan virtual MotoGP
Baca juga: Nekat balapan liar saat corona, belasan sepeda motor dirazia
"NASCAR memprioritaskan keragaman dan inklusif, dan tidak akan menoleransi jenis bahasa yang digunakan Kyle Larson pada ajang iRacing pada Minggu," demikian pernyataan NASCAR seperti dikutip AFP.
"Pedoman Perilaku Anggota kami telah jelas mengenai hal tersebut, dan kami akan menegakkan panduan-panduan itu untuk memelihara lingkungan inklusif bagi segenap industri dan basis penggemar kami," tambahnya.
Larson sendiri merupakan sosok yang diuntungkan dengan bertambahnya keragaman di olahraga otomotif tersebut.
Ibunya berdarah campuran Jepang-AS dan ia memulai karier balapnya dengan tampil di balapan rute pendek, untuk kemudian dapat berkompetisi di NASCAR melalui program "Drive for Diversity."
Pebalap 27 tahun itu telah mengunggah video permintaan maaf dan menayangkannya melalui media sosial.
"Saya ingin menyatakan saya meminta maaf. Semalam saya melakukan kesalahan dan mengatakan kata yang mestinya tidak pernah dikatakan. Tidak ada alasan," tuturnya.
Larson meminta maaf kepada keluarganya, rekan-rekan sejawat, dan komunitas Afrika-Amerika.
Sebelum NASCAR menskors Larson, timnya Chip Ganassi Racing Team telah lebih dulu menskornya tanpa memberi gaji.
"Kami sangat kecewa dengan apa yang Kyle katakan tadi malan pada ajang iRacing. Kata-kata yang ia pakai merupakan kata-kata yang menyerang dan tidak dapat diterima," demikian pernyataan tim.
Larson ambil bagian pada balapan virtual persahabatan Monza Madness iRacing pada Minggu malam waktu setempat.
Balapan-balapan virtual memberi kesempatan kepada para penggemar untuk dapat menyaksikan para pebalap favoritnya, di tengah pandemi COVID-19.
Ia kemudian kedapatan mengucapkan kata rasis, yang kemudian tersiar ke seantero negeri akibat tayangan balapan virtual itu disiarkan langsung.
Bukan yang pertama
Larson bukan merupakan pebalap NASCAR pertama yang tersangkut kontroversi saat menjalani balapan virtual.
Pada pekan lalu kontrak Bubba Wallace dengan sponsornya, ketika ia meninggalkan balapan virtual akibat disalip oleh pebalap lain. Ajang itu juga disiarkan langsung ke seluruh penjuru AS.
"Anda tahu bahwa Anda tidak mensponsori pebalap NASCAR, Anda mensponsori seseorang seperti putra saya yang berusia 13 tahun, yang merusak joystick untuk memainkan permainan, di mana ia membangun rumah-rumah," kata pejabat eksekutif Blue-Emu, yang merupakan sponsor Wallace.
Baca juga: Rossi menikmati debut di balapan virtual MotoGP
Baca juga: Nekat balapan liar saat corona, belasan sepeda motor dirazia
Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atlet ski asal Amerika Serikat, Kyle Smaine tewas dalam longsor salju di Jepang
01 February 2023 10:31 WIB, 2023
Kyle Kuzma bantu Wizards bikin Pistons kalah delapan kali secara beruntun
15 February 2022 12:09 WIB, 2022
Jessica Iskandar & Richard Kyle tunda pernikahan akibat virus corona/COVID-19
16 March 2020 16:39 WIB, 2020
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Bintang Indiana Pacers Haliburton akui performa lambat, janji tampil agresif di gim 3
10 June 2025 13:13 WIB
CEO UFC sebut petarung Jon Jones setuju lawan Aspinall untuk gelar kelas berat
09 June 2025 13:51 WIB
Carlos Alcaraz juarai French Open usai kalahkan Sinner dalam final terpanjang
09 June 2025 11:39 WIB
Iga Swiatek kalahkan Svitolina untuk jumpa Sabalenka di semifinal French Open
04 June 2025 11:44 WIB
Petinju asal Kuba, Yoenli Hernandez pertahankan gelar WBA Kontinental Amerika Latin
03 June 2025 11:05 WIB
Unggulan kedua Carlos Alcaraz dan Iga Swiatek lolos ke perempat final French Open
02 June 2025 10:48 WIB
Pelajar China-AS bina persahabatan lewat pertandingan olahraga "flag football"
27 May 2025 14:44 WIB