Seorang pasien dalam pengawasan COVID-19 di Kabupaten Karimun meninggal dunia
Selasa, 24 Maret 2020 13:01 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana (ANTARA/Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Seorang pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, pasien tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Muhamad Sani.
Baca juga: Presiden Jokowi siapkan dana Rp10 triliun untuk pekerja yang kena PHK akibat pandemi COVID-19
"Jenazah akan dibawa ke Pulau Kundur, Karimun dengan prokotol kesehatan," katanya.
Pasien tersebut merupakan pasien pertama yang meninggal dunia yang diduga mengidap COVID-19. Namun belum diketahui riwayat penyakit lainnya.
Dua pasien lainnya dengan penanganan medis yang sama di Batam juga meninggal dunia, kemarin.
Berdasarkan data Dinkes Kepri pada 23 Maret 2020 jumlah PDP mencapai 54 orang, ODP 621 orang, dan negatif 109 orang. Pasien paling banyak berdomisili dan dirawat di Batam.
Sementara pasien positif COVID-19 sebanyak 5 orang, tiga di antaranya di Batam.
"Jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 potensial bertambah jika masyarakat tetap keluyuran, dan tidak menerapkan pola hidup sehat," kata Tjetjep.
Baca juga: Mahfud MD ingatkan pentingnya RT/RW dilibatkan dalam mencegah penyebaran virus Corona
Baca juga: Inggris berlakukan "lockdown" tiga pekan
Pewarta : Nikolas Panama
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, pasien tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Muhamad Sani.
Baca juga: Presiden Jokowi siapkan dana Rp10 triliun untuk pekerja yang kena PHK akibat pandemi COVID-19
"Jenazah akan dibawa ke Pulau Kundur, Karimun dengan prokotol kesehatan," katanya.
Pasien tersebut merupakan pasien pertama yang meninggal dunia yang diduga mengidap COVID-19. Namun belum diketahui riwayat penyakit lainnya.
Dua pasien lainnya dengan penanganan medis yang sama di Batam juga meninggal dunia, kemarin.
Berdasarkan data Dinkes Kepri pada 23 Maret 2020 jumlah PDP mencapai 54 orang, ODP 621 orang, dan negatif 109 orang. Pasien paling banyak berdomisili dan dirawat di Batam.
Sementara pasien positif COVID-19 sebanyak 5 orang, tiga di antaranya di Batam.
"Jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 potensial bertambah jika masyarakat tetap keluyuran, dan tidak menerapkan pola hidup sehat," kata Tjetjep.
Baca juga: Mahfud MD ingatkan pentingnya RT/RW dilibatkan dalam mencegah penyebaran virus Corona
Baca juga: Inggris berlakukan "lockdown" tiga pekan
Pewarta : Nikolas Panama
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Jeruji tak halangi produktivitas, warga binaan Lapas Selatpanjang panen perdana
15 April 2026 19:38 WIB
Imigrasi Selatpanjang hadirkan program Limau di Rangsang Barat, permudah akses warga kepulauan
11 March 2026 10:21 WIB
Pantau persiapan lebaran, Wabup Muzamil pastikan sembako, BBM dan jalur mudik di Meranti aman
07 March 2026 11:25 WIB
Bupati Asmar dan Wabup Muzamil pimpin korve di titik strategis Selatpanjang
14 February 2026 15:51 WIB
Jelang ramadan, Bupati Asmar pastikan harga dan stok sembako di Meranti tetap aman
14 February 2026 15:36 WIB
Razia mendadak di Lapas Selatpanjang, petugas sita barang berpotensi bahaya dari kamar WBP
13 February 2026 11:58 WIB