Mahasiswa Indonesia di China sambut antusias rencana untuk evakuasi
Kamis, 30 Januari 2020 11:58 WIB
Suasana Kota di Provinsi Hubei, China tampak lengang akibat dampak wabah virus Corona di negara itu. (ANTARA/HO)
Makasar (ANTARA) - Mahasiswa Indonesia asal Sulawesi Selatan (Sulsel) di Wuhan, China, Patmawaty Taibe mengaku bersyukur dan berharap rencana evakuasi oleh pemerintah dapat segera direalisasikan.
Mahasiswa yang kini mengambil program doktoral psikologi di Central China Normal University Wuhan, China itu mengatakan sangat berharap bisa keluar dari kota yang terisolir itu, khususnya Provinsi Hubei.
Baca juga: Menyusul wabah Virus corona, Google tutup semua kantor di China untuk sementara
"Kami sangat senang dengan kabar rencana evakuasi yang terus dimatangkan pemerintah," katanya melalui pesan WhatsApp, Rabu.
Mahasiswi tingkat doktoral yang akrab dipanggil Eva ini, juga mengaku terus memantau perkembangan atau progres pemerintah terhadap warganya yang ada di China melalui berita dari dalam negeri.
Saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait telah mematangkan persiapan agar evakuasi bisa dilakukan dengan cepat dan tepat, sembari menunggu izin dari otoritas China.
Persiapan evakuasi juga berkaitan dengan proses karantina lanjutan di negara tujuan, mengingat Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China telah berstatus karantina selama sepekan terakhir untuk mencegah penyebaran Virus Corona lebih luas.
"Kami sangat senang dengan kabar ini. Semoga semuanya dimudahkan, Aamiin," ujar dosen Universitas Bosowa (Unibos) Makassar ini pula.
Baca juga: Korban tewas akibat wabah virus corona di China capai 170 orang
Baca juga: TNI-AU siagakan tiga pesawat segera untuk bantu evakuasi WNI di China
Pewarta : Abdul Kadir
Mahasiswa yang kini mengambil program doktoral psikologi di Central China Normal University Wuhan, China itu mengatakan sangat berharap bisa keluar dari kota yang terisolir itu, khususnya Provinsi Hubei.
Baca juga: Menyusul wabah Virus corona, Google tutup semua kantor di China untuk sementara
"Kami sangat senang dengan kabar rencana evakuasi yang terus dimatangkan pemerintah," katanya melalui pesan WhatsApp, Rabu.
Mahasiswi tingkat doktoral yang akrab dipanggil Eva ini, juga mengaku terus memantau perkembangan atau progres pemerintah terhadap warganya yang ada di China melalui berita dari dalam negeri.
Saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait telah mematangkan persiapan agar evakuasi bisa dilakukan dengan cepat dan tepat, sembari menunggu izin dari otoritas China.
Persiapan evakuasi juga berkaitan dengan proses karantina lanjutan di negara tujuan, mengingat Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China telah berstatus karantina selama sepekan terakhir untuk mencegah penyebaran Virus Corona lebih luas.
"Kami sangat senang dengan kabar ini. Semoga semuanya dimudahkan, Aamiin," ujar dosen Universitas Bosowa (Unibos) Makassar ini pula.
Baca juga: Korban tewas akibat wabah virus corona di China capai 170 orang
Baca juga: TNI-AU siagakan tiga pesawat segera untuk bantu evakuasi WNI di China
Pewarta : Abdul Kadir
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB