Logo Header Antaranews Riau

Iran Ancam Balasan Keras Jika AS Nekat Lancarkan Serangan Baru

Rabu, 22 April 2026 16:59 WIB
Image Print
Arsip - Rudal-rudal buatan Iran dipamerkan dalam peringatan ke-47 Revolusi 1979 di Lapangan Azadi Teheran, Iran, 11 Februari 2026. (ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.)

Istanbul (ANTARA) - Militer Iran menyatakan siap menyerang target yang telah ditentukan jika Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap negara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan pada Rabu (22/4).

Peringatan itu disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menyusul apa yang disebutnya sebagai ancaman berulang dari Presiden Donald Trump dan komandan militer AS.

Baca juga: Iran Buka Peluang Damai, Asal AS Cabut Blokade Laut

"Pasukan kami yang kuat dan mumpuni telah lama berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja," kata Zolfaghari.

Ia menambahkan bahwa jika terjadi "agresi atau tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran," pasukan Iran akan "segera menyerang target yang telah ditentukan dengan kekuatan penuh."

Pernyataan tersebut muncul setelah Trump pada Selasa mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan Pakistan.

Baca juga: Qatar Dorong Gencatan Senjata AS-Iran Tetap Berlanjut Meski Negosiasi Buntu

Ia juga menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan Iran tetap diberlakukan dan telah memerintahkan militer AS untuk mempertahankannya.

Menurut Trump, gencatan senjata akan diperpanjang hingga Iran mengajukan apa yang ia sebut sebagai "proposal terpadu."

Sumber: Anadolu




Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026