Puluhan korban banjir Kampar mulai terserang penyakit, salah satunya bayi enam bulan
Perawat dan bidan Puskesmas Gunung Sahilan I mendirikan tenda darurat untuk posko kesehatan di atas jalan di lokasi banjir Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (11/12/2019). ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.
"Pada hari pertama posko kesehatan ini buka, sudah ada 30 warga yang berobat dan itu pun masih ada yang datanya belum kami rekap," kata perawat Puskesmas Gunung Sahilan I, Iska, di posko kesehatan dilokasi banjir Gunung Sahilan, Rabu.
Puskesmas Gunung Sahilan I mendirikan tenda darurat yang dijadikan posko kesehatan di dekat Jembatan Gunung Sahilan. Lokasi tersebut berada di tempat yang lebih tinggi, sedangkan dua desa disekitar tempat itu sudah kebanjiran sejak tiga hari lalu akibat meluapnya Sungai Subayang.
Iska menjelaskan banyak warga mengeluh sakit berupa flu, pusing, maag, hipertensi dan alergi.
"Warga banyak tensinya tinggi karena selama banjir ini mereka terpaksa begadang. Sedangkan penyakit alergi akibat air banjir warga gatal-gatal, bisa karena kutu air maupun jamur," katanya.
Baca juga: Ratusan warga terkena dampak banjir di Kampar Riau, begini kondisi mereka
Posko kesehatan tersebut menyediakan berbagai obat yang dibangikan gratis kepada korban banjir. Layanan posko tersebut terdapat satu perawat dan dua bidan yang siaga mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB setiap hari.
Salah seorang korban banjir yang sakit adalah bayi berusia enam bulan bernama Nasya. Keluarga bayi tersebut mengungsi ke mushala di Desa Sahilan Darusalam bersama lima kepala keluarga lainnya.
"Dia (Nasya) terserang demam," kata Rahma (55), nenek dari bayi Nasya.
Ia mengatakan terpaksa mengungsi ke mushala karena air di dalam rumah sudah setinggi satu meter.
"Kami harap pemerintah daerah juga memberi bantuan air bersih, karena akibat banjir ini kita terpaksa beli air untuk minum," katanya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, banjir di Desa Gunung Sahilan berdampak pada 98 kepala keluarga (KK), atau setara 219 jiwa. Air sudah mencapai atap rumah warga, akses jalan menuju rumah warga terputus, dan sebagian warga sudah mulai mengungsi.
Sedangkan banjir di Desa Sahilan Darussalam berdampak pada 176 KK. Ketinggian air bervariasi sekitar 80 centimeter hingga satu meter, sehingga sebagian warga sudah mulai mengungsi.
Pemkab Kampar pada hari ketiga setelah banjir mulai menyalurkan bantuan dan mendirikan tenda dan dapur umum untuk warga korban banjir.
Baca juga: Balita tewas terseret banjir di Rokan Hulu
Baca juga: Riau bersiap hadapi banjir kiriman dari Sumbar, ini sebabnya
Baca juga: PLN buka pintu Waduk PLTA Koto Panjang akibat banjir Sumbar, begini penjelasannya
Pewarta : FB Anggoro
Editor : Febrianto Budi Anggoro
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Forum BUMN Riau salurkan bantuan untuk warga korban banjir di Palembayan Agam
22 February 2026 12:45 WIB
Banjir di sejumlah kabupaten/kota di Riau sudah mulai surut, Siak dan Bengkalis masih tergenang
12 January 2026 19:24 WIB
Banjir di Jalan Sudirman Ujung, Pemko Pekanbaru dirikan tenda penampungan warga terdampak
08 January 2026 19:01 WIB
Banjir telah melanda lima kabupaten/kota di Riau, Bengkalis dan Siak masih tergenang
30 December 2025 19:18 WIB
Tim PKM Universitas Abdurrab Buka Posko Pelayanan Kesehatan Terpadu bagi Warga Terdampak Banjir
23 December 2025 7:52 WIB
Ratusan KK terdampak banjir di Inderagiri Hilir, Pemprov Riau salurkan bantuan
16 December 2025 16:59 WIB
Terpopuler - PMK
Lihat Juga
Inovasi layanan Kantor Imigrasi Siakpermudah pengurusan paspor,cepat,mudah, dan transparan
22 April 2026 20:00 WIB
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Seleksi sapi kurban bantuan Presiden Prabowo di Riau dimulai, ini kriterianya
20 April 2026 19:51 WIB
Cegah lakalantas, DPRD Riau minta desain flyover Simpang Panam dikaji matang
20 April 2026 18:19 WIB
4.704 calon haji asal Riau siap diberangkatkan ke Tanah Suci, rombongan pertama dari Pekanbaru
16 April 2026 15:41 WIB
Pemprov Riau pastikan masyarakat di TNTN masih bisa beraktivitas sambil menunggu relokasi
13 April 2026 15:34 WIB
Berikan layanan premium, RSUD Arifin Achmad buka Poliklinik Utama bagi pasien non-BPJS Kesehatan
02 April 2026 16:50 WIB
Tercatat sudah ada 1.303 kasus suspek campak di Riau sejak Januari hingga Maret 2026
02 April 2026 14:08 WIB