Logo Header Antaranews Riau

Seleksi sapi kurban bantuan Presiden Prabowo di Riau dimulai, ini kriterianya

Senin, 20 April 2026 19:51 WIB
Image Print
Sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk Kota Dumai, Provinsi Riau tahun 2025. ANTARA/Abdul Razak

Pekanbaru, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau mulai melakukan seleksi terhadap sapi kurban, bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada pemprov setempat untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau Elyan Buzra di Pekanbaru, Senin, menyampaikan bahwa sebagian besar daerah telah bergerak cepat melakukan penjaringan sapi kurban terbaik.

Seleksi ini, kata dia, mengedepankan kualitas dan kesehatan hewan ternak.

“Alhamdulillah, saat ini 12 kabupaten/kota sudah mulai melakukan seleksi, bahkan beberapa di antaranya telah mengajukan sapi kurban bantuan Presiden. Kita optimistis pekan depan seluruh daerah sudah menyampaikan usulannya,” katanya.

Ia menjelaskan setiap kabupaten/kota akan mengusulkan sapi terbaik dari peternak lokal untuk selanjutnya diverifikasi di tingkat provinsi. Bagi wilayah yang memiliki sapi dengan bobot di atas satu ton diwajibkan mengusulkan dua ekor.

Selanjutnya, akan dipilih yang paling memenuhi kriteria, baik dari sisi bobot maupun kesehatan, untuk ditetapkan sebagai sapi kurban tingkat provinsi.

“Ini sebagai langkah antisipatif. Jika satu sapi ditetapkan untuk provinsi, maka satu lagi tetap bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan kabupaten/kota. Jadi manfaatnya tetap luas,” kata dia.

Dia mengatakan seluruh sapi yang diusulkan wajib berasal dari peternak lokal dan dalam kondisi sehat, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Hal ini sekaligus menjadi upaya nyata mendorong pertumbuhan sektor peternakan daerah.

“Ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan. Pemerintah hadir untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Elyan.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026