Hendropriyono: Jangan kasih panggung orang mengacak-acak negeri kita termasuk Papua
Jumat, 6 September 2019 11:28 WIB
Mantan Kepala BIN Hendropriyono sesuai melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto, di kediamannya di Jakarta, Kamis (05/09/2019). (ANTARA/Boyke Ledy Watra/aa.)
Jakarta (ANTARA) - Mantan Kepala BIN Hendropriyono mengajak seluruh pihak agar tidak mengasih panggung kepada siapa pun yang berniat mengacak-acak bangsa, termasuk soal Papua.
"Kepada orang-orang asing yang main, dari luar negeri maupun yang ada di Papua, dia mengacak-acak negeri kita jangan kasih panggung," kata Hendropriyono seusai bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jakarta, Kamis malam.
Salah satu orang asing yang mengacak-acak negeri ini dengan menurut dia seperti Benny Wenda, yang menyebabkan demo anarkis terjadi, baik di dalam maupun di luar Papua.
"Dan banyak lagi orang-orang bule yang ada di sana yang mengibar-ngibarkan (Papua merdeka) itu," ucap dia.
Hendropriyono mengajak semua pihak agar bersatu menghadapi ancaman keamanan dan ketertiban dari orang-orang yang memiliki kepentingan yang berdampak buruk terhadap bangsa.
"Jangan terus dari bangsa kita justru ikut celometan, tidak malu-malunya menjadi penghianat di depan anak-anak kaum muda kita," ujarnya.
Dia meminta kepada pihak-pihak yang membuat kerusuhan di Papua agar berhenti mencari panggung untuk kepentingan diri, LSM atau kelompok mereka.
Sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis malam, Hendropriyono menerima kedatangan Prabowo Subianto di kediamannya Senayan Residence. Selain temu kangen, keduanya mendiskusikan berbagai masalah kebangsaan, termasuk soal pemulihan Papua.
Pewarta : Boyke Ledy Watra
"Kepada orang-orang asing yang main, dari luar negeri maupun yang ada di Papua, dia mengacak-acak negeri kita jangan kasih panggung," kata Hendropriyono seusai bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jakarta, Kamis malam.
Salah satu orang asing yang mengacak-acak negeri ini dengan menurut dia seperti Benny Wenda, yang menyebabkan demo anarkis terjadi, baik di dalam maupun di luar Papua.
"Dan banyak lagi orang-orang bule yang ada di sana yang mengibar-ngibarkan (Papua merdeka) itu," ucap dia.
Hendropriyono mengajak semua pihak agar bersatu menghadapi ancaman keamanan dan ketertiban dari orang-orang yang memiliki kepentingan yang berdampak buruk terhadap bangsa.
"Jangan terus dari bangsa kita justru ikut celometan, tidak malu-malunya menjadi penghianat di depan anak-anak kaum muda kita," ujarnya.
Dia meminta kepada pihak-pihak yang membuat kerusuhan di Papua agar berhenti mencari panggung untuk kepentingan diri, LSM atau kelompok mereka.
Sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis malam, Hendropriyono menerima kedatangan Prabowo Subianto di kediamannya Senayan Residence. Selain temu kangen, keduanya mendiskusikan berbagai masalah kebangsaan, termasuk soal pemulihan Papua.
Pewarta : Boyke Ledy Watra
Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Jeruji tak halangi produktivitas, warga binaan Lapas Selatpanjang panen perdana
15 April 2026 19:38 WIB
Imigrasi Selatpanjang hadirkan program Limau di Rangsang Barat, permudah akses warga kepulauan
11 March 2026 10:21 WIB
Pantau persiapan lebaran, Wabup Muzamil pastikan sembako, BBM dan jalur mudik di Meranti aman
07 March 2026 11:25 WIB
Bupati Asmar dan Wabup Muzamil pimpin korve di titik strategis Selatpanjang
14 February 2026 15:51 WIB
Jelang ramadan, Bupati Asmar pastikan harga dan stok sembako di Meranti tetap aman
14 February 2026 15:36 WIB
Razia mendadak di Lapas Selatpanjang, petugas sita barang berpotensi bahaya dari kamar WBP
13 February 2026 11:58 WIB