Dalam wawancara, Taylor Swift tidak mau ditanya soal menikah
Selasa, 28 Mei 2019 9:06 WIB
Taylor Swift. (Reuters)
Jakarta (ANTARA) - Taylor Swift tidak suka pada pertanyaan seksisme. Dalam wawancara dengan Deutsche Presse-Agentur, Taylor ditanya apakah dia siap untuk menempuh langkah baru bersama kekasihnya karena dia akan berusia 30 tahun pada Desember ini.
Pewawancara juga ingin tahu apakah ia menganggap usia 30 sebagai "titik balik".
Baca juga: Tujuh tahun bersama Simon Konecki, Adele bercerai
Sang penyanyi langsung menukas pertanyaan itu, "Kupikir laki-laki tidak mendapat pertanyaan seperti itu saat mereka berumur 30 tahun. Jadi aku tidak akan menjawabnya."
Dilansir CNA, Taylor tetap menjawab tentang titik balik saat akan menginjak usia 30 tahun dan apa yang dia pelajari saat usianya kepala dua.
"Saya mendengar orang bilang mereka yang umurnya 30-an tidak terlalu stres dan cemas seperti kehidupan usia 20-an, dan menurut observasi saya orang-orang yang usianya 20-an mencari pengalaman, mencoba hal baru, gagal dan membuat kesalahan."
Dia menambahkan, "Dan saya tentu berencana untuk mencoba banyak hal di usia 30-an. Tapi saya perkirakan berusia kepala tiga kita menilai diri lebih baik. Semakin dekat aku menuju 30 tahun, aku merasa memang itu yang terjadi."
Ini bukan pertama kali Taylor melawan seksisme. Saat menulis untuk majalah Elle pada Maret lalu, ia mengatakan, "Saya belajar bahwa masyarakat menganggap tanda-tanda penuaan pada perempuan adalah hal paling buruk yang bisa terjadi pada kita," ujar Taylor, menambahkan itu adalah standard yang tak mungkin dicapai orang-orang.
Penyanyi "ME!" itu sudah dua tahun berkencan dengan Joe Alwyn dan sedang bersiap merilis album ketujuhnya.
Baca juga: Ariana Grande sabet kategori Top Female Artist Billboard 2019
Baca juga: Taylor Swift berkolaborasi dengan Brendon Urie rilis "ME!"
Penerjemah: Nanien Yuniar
Pewawancara juga ingin tahu apakah ia menganggap usia 30 sebagai "titik balik".
Baca juga: Tujuh tahun bersama Simon Konecki, Adele bercerai
Sang penyanyi langsung menukas pertanyaan itu, "Kupikir laki-laki tidak mendapat pertanyaan seperti itu saat mereka berumur 30 tahun. Jadi aku tidak akan menjawabnya."
Dilansir CNA, Taylor tetap menjawab tentang titik balik saat akan menginjak usia 30 tahun dan apa yang dia pelajari saat usianya kepala dua.
"Saya mendengar orang bilang mereka yang umurnya 30-an tidak terlalu stres dan cemas seperti kehidupan usia 20-an, dan menurut observasi saya orang-orang yang usianya 20-an mencari pengalaman, mencoba hal baru, gagal dan membuat kesalahan."
Dia menambahkan, "Dan saya tentu berencana untuk mencoba banyak hal di usia 30-an. Tapi saya perkirakan berusia kepala tiga kita menilai diri lebih baik. Semakin dekat aku menuju 30 tahun, aku merasa memang itu yang terjadi."
Ini bukan pertama kali Taylor melawan seksisme. Saat menulis untuk majalah Elle pada Maret lalu, ia mengatakan, "Saya belajar bahwa masyarakat menganggap tanda-tanda penuaan pada perempuan adalah hal paling buruk yang bisa terjadi pada kita," ujar Taylor, menambahkan itu adalah standard yang tak mungkin dicapai orang-orang.
Penyanyi "ME!" itu sudah dua tahun berkencan dengan Joe Alwyn dan sedang bersiap merilis album ketujuhnya.
Baca juga: Ariana Grande sabet kategori Top Female Artist Billboard 2019
Baca juga: Taylor Swift berkolaborasi dengan Brendon Urie rilis "ME!"
Penerjemah: Nanien Yuniar
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gaungkan Kesadaran KI, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Podcast Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026
24 April 2026 13:39 WIB
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Festival Sampan Layar di Meranti dorong pelestarian budaya dan geliat ekonomi lokal
06 December 2025 21:08 WIB
Festival Sampan Layar di Meranti siap digelar, 25 tim dari dua kabupaten akan berlaga
03 December 2025 22:43 WIB