
Cuaca Panas Di Riau Hingga Akhir April

Pekanbaru, 7/4 (ANTARA) - Cuaca panas di wilayah Provinsi Riau kemungkinan akan terjadi hingga akhir April dan suhu udara yang melebihi angka normal saat ini telah meningkat dibanding pekan lalu, yakni mencapai 35 derajat Celcius. Kepala kelompok staf analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Marzuki saat di temui ANTARA, di Pekanbaru, Rabu, mengatakan cuaca panas pada siang hari disebabkan Riau berada di garis khatulistiwa dan matahari tepat pada garis khatulistiwa itu. Ia mengatakan, wilayah Riau berada pada garis khatulistiwa telah terjadi sejak 22 Maret lalu dan diprediksi akan terjadi hingga akhir April mendatang. Marzuki mengatakan, berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru suhu udara saat ini telah mencapai 35 derajat Celcius, sedangkan pekan lalu suhu udara hanya 34,5 derajat Celcius. Angka normal suhu di Riau adalah 33 derajat Celcius . Ia menjelaskan, yang menyebabkan panas di Riau karena konsentrasi gangguan berupa daerah tekanan rendah di Samudera Hindia dan angin timur memasuki wilayah Riau. Akibat panas di siang hari, katanya, maka akan terjadi hujan pada malam harinya. Ini disebabkan aktivitas konfektif lebih dominan, sebab panas siang hari dapat menyebabkan banyaknya uap air di awan sehingga terjadi hujan. Namun, Marzuki mengatakan, akibat angin timur tersebut yang akan terjadi beberapa hari ke depan menyebabkan peluang hujan di Riau menjadi kecil. Marzuki menjelaskan, peluang hujan di Riau dalam dua hari kedepan hanya akan terjadi di Kabupaten Kuansing dan Kampar dengan intensitas ringan sedangkan daerah lainnya di Riau cukup cerah. Sedangkan titik api di wilayah Sumatra terdapat empat titik, untuk di Riau terdapat dua titik, masing-masing di Kabupaten Siak terdapat satu dan Pelalawan satu titik. Kemudian dua titik lainnya terdapat di Aceh dan Kepulauan Riau. BMKG Pekanbaru tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Riau dan sekitarnya agar selalu waspada terhadap angin kencang, hujan lebat yang terjadi secara tiba-tiba, dan petir.
Pewarta : Evy R. Syamsir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

