Logo Header Antaranews Riau

UIN Suska Riau Diminati Mahasiswa Asing

Jumat, 26 Maret 2010 13:27 WIB
Image Print

Pekanbaru 25/3 (ANTARA) - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau banyak di minati mahasiswa asing yang berasal dari Malaysia, Thailand, Vietnam dan Kamboja. "Kami senang belajar di UIN ini, selain kami mudah beradaptasi disini juga kami dapat pengetahuan yang lebih di banding di negara kami," ungkap Piru Mahlee, seorang mahasiswa yang berasal dari Thailand saat di jumpai di Pekanbaru, Jumat. Mahasiswa asal negeri Gajha Putih ini mengakui pendidikan di Indonesia lebih maju di bandingkan dinegaranya, apalagi dalam dunia pendidikan Islam yang u menjadi unggulan UIN Suska Riau. "Pendidikan agama Islam di sini lebih maju dan lebih detail dalam penerangannya," ungkap Piru yang belum fasih berbahasa Melayu. Sama halnya dengan Dat Xuan Hoang Linh, seorang mahasiswa UIN Susqa yang juga berasal dari luar negeri yaitu Vietnam. Ia menjelaskan pendidikan di UIN bagus begitu juga budaya Melayu Riau yang membuat masyarakatnya santun dalam bergaul. "Pendidikannya bagus dan orang-orangnya pun penuh sopan santun," ujar Dat Xuan. Mahasisiwa yang mengambil jurusan tekhnik industri ini mengaku ia tidak sulit bergaul baik dilingkungan mahasiswa maupun masyarakat Riau. Ia juga mudah menyerap penerangan pelajaran dari dosennya. Ismail bin Abdulrahim mahasiswa yang berasal dari Malaysia, yang saat ini sudah masuk semester delapan Jurusan Tafsir Hadits Fakultas Ushuludin, juga mengakui dunia pendidikan Islam di UIN Susqa Riau sangat bagus dan cara mendidik juga sangat bagus. "Tujuan utama kami belajar di UIN untuk pengetahuan agama Islamnya," ungkap Mail nama panggilan akrab Ismail di kampus. Sementar aitu Pembantu Rektor II UIN Suska Riau Prof. Dr. H. Eliyas Husti MA menjelaskan, mahasiswa luar negeri yang ada di UIN merupakan proses perjalanan Visi dan Misi UIN untuk menjadi pusat pendidikan agama Islam yang termodern di Asia Tenggara dan Asia pada umumnya. ?Dipilihnya UIN Suska oleh mahasiswa asing untuk mempelajari Islam merupakan bagian dari visi dan misi kita di UIN," ungkap Eliyas. Ia menambahkan yang dilakukan UIN selama ini untuk menarik perhatian mahasiswa dari luar adalah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Asia Tengagara khususnya dan di Asia pada umumnya. Ia mengatakan, mahasisiwa dari luar negeri di UIN saat ini sudah mencapai 130 orang yang berasal dari Malaysia, Thailand, Vietnam dan Kamboja. Mereka diberi fasilitas tempat tinggal agar memudahkan pihak universitas membina mereka dan di bimbing dalam mempelajari bahasa Indonesia yang baik dan benar. "Mahsiswa asing itu paling minat Jurusan Tafsir Hadits dan Syariah," ujar Elliyas. (nasuha)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026