Logo Header Antaranews Riau

Waspada dan Kenali Gejala DBD

Sabtu, 18 Juni 2016 11:35 WIB
Image Print

Jakarta (Antarariau.com)- Penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia termasuk di Indonesia. Bahkan, menurut data menunjukan bahwa Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara tertinggi penyakit DBD setelah Brazil. Tercatat ada sebanyak 137 kasus kematian akibat penyakit DBD pada Januari-Februari 2016.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang masih kurang pengetahuan mengenai penyakit DBD ini. Salah satunya adalah mengenai tanda-tanda gejala dari penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini. Menurut dr. Margaretha Komalasari, Sp.A, setidaknya ada beberapa gejala umum yang terjadi bagi orang yang terkena penyakit DBD ini.

"Semua gejala diawali demam tinggi hingga 39 derajat sampai muka merah berkisar dua sampai tujuh hari. Gejala spesifik seperti mual dan sakit kepala hebat. Pemeriksaan lebih lanjut untuk penyakit DBD bisa melalui cek darah" ucapnya saat berbincang bincang dalam acara My Baby Minyak Telon Plus di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (1/6).

Apabila gejala tersebut muncul maka sebaiknya segera mendapat perawatan di rumah sakit. Jika dibiarkan,dikhawatirkan akan berakibat buruk hingga menyebabkan kematian. Lebih lanjut pencegahan terhadap penyakit DBD perlu dilakukan. Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan.

"DBD itu penyakit yang berasal dari lingkungan, jadi harus jaga kebersihan lingkungan. Minimal menguras, menutup dan mengubur. Solusi lainnya bisa mengoleskan lotion antinyamuk yang mengandung zat anti-iritasi dan berbahan alami," tutupnya.


Sumber: Gohitz