
Mapala UIN Suska Bagikan 150 Bibit pada Panti Asuhan Al-Istikhlal

Oleh Nella Marni
Pekanbaru, (Antarariau.com) - Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim membagikan 150 bibit pohon pada panti asuhan Al-istiklal di Jalan Harapan Murni, Kecamatan Harapan Raya, dalam rangka puncak sempena hari bumi, Minggu.
"Kami dari Mapala Suska sengaja memilih panti asuhan dalam peringatakan hari bumi tahun ini untuk menanamkan jiwa peduli lingkungan sejak dini pada anak-anak ini. Karena merekalah yang akan nantinya menjaga bumi kita ini," ujar Ketua Umum Mapala SUSKA, Samsul Hadi, di Pekanbaru, Minggu.
Lebih lanjut, mereka tidak hanya sekedar membagikan bibit pohon tetapi ada penanaman langsung bersama anak panti di lingkungan sekitar. Selain itu Mapala SUSKA juga mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan serta membagikan buku hasil donasi dari mahasiswa universitas setempat.
"Selain aksi menanam bibit pohon, kami juga mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan pada adik-adik ini, sekaligus membagikan beberapa buku dan baju hasil donasi," ucapnya.
Selanjutnya, di tegaskan Samsul, menanam pohon dan menjaga lingkungan tidak hanya di lakukan pada hari bumi saja, tetapi harus dilaksanakan setiap harinya. Selain itu ia berharap peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata bagi mahasiswa-mahasiswa dan masyarakat.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana kegiatan yang bertemakan "Dari Akar Kita Tumbuh, Jadi Pohon Kita Berbagi" ini mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk puncak peringatakan hari bumi yang jatuh pada Jumat (22/4) kemarin, juga sebagai ajang silaturrahmi dalam rangka mempererat persaudaraan keanggotaan mapala SUSKA sendiri.
"Kami juga memanfaatkan event ini untuk mempererat silaturahmi sesama anggota mapala SUSKA sendiri serta mensosialisasikan program kerja tahunan dari Mapala kami," ungkap Ketua Panitia, Ahmad Junaidi.
Dikatakan Ikbal Maturino, selain kegiatan tadi mereka juga membuat pustaka mini untuk anak-anak panti asuhan belajar. Kemudian itu juga memberikan hiburan dengan permainan memasukkan paku dalam botol, lomba menggambar dengan tema alam dan mengarang puisi dengan tema yang sama.
"Selain itu juga ada penyuluhan tentang lingkungan dengan pemutaran vidio efek pemanasan global," ujar Pengurus Divisi Diklat Mapala SUSKA, Ikbal Maturino.
Menurutnya, antusias pihak panti sangat mendukung dan apresiasi dengan kegiatan yang dilakukan Mapala SUSKA di tempat tersebut. Minat anak-anak juga sangat tinggi untuk mengikuti berbagai perlombaan yang disediakan panitia.
Di waktu yang sama Ariel anggota Komunitas Rumah Biru mengatakan bahwa dengan adanya peringatan hari bumi ini akan membuat masyarakat lebih sadar dan paham akan pentingnya menjaga lingkungan.
"Menurut saya kegiatan ini sangat bagus, karena anak-anak perlu harus sadar semenjak dini tentang lingkungan," tutur Ariel.

